Advertisement
PANTAI SADRANAN LONGSOR : Ini Saran PVMBG untuk Antisipasi Jatuhnya Korban Longsor Tebing Pantai
Advertisement
Pantai Sadranan longsor harus diantisipasi agar tidak menimbulkan korban jiwa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ada beberapa upaya yang harus diambil pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mmencegah tebing ambrol hingga menyebabkan korban jiwa seperti di Pantai Sadranan beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi.
Advertisement
Ketua Tim Bencana Tanah Longsor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nasional, Herry Purnomo menjelaskan untuk langkah awal, Pemkab bisa melakukan pemasangan papan larangan di sekitar tebing.
Selanjutnya, sambung Herry, pemkab juga harus mmebuat peta kerawanan, sehingga bisa diketahui wilayah mana saja yang memiliki kerawanan dan berpotensi longsor.
“Kami memberikan rekomendasi agar tebing-tebing yang bisa untuk berteduh dipasang papan larangan sebagai zona bebas dari aktivitas manusia,” ujar dia, usai melakukan peninjauan di lokasi longsor tebing Pantai Sadranan, Jumat (19/6/2015).
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo mengapresiasi upaya yang dilakukan tim dari Badan Geologi Nasional. Malahan dari hasil diskusi yang dilakuan dengan tim tersebut, pemerintah disarankan untuk membuat surat resmi ke pusat untuk kerja sama dalam pemetaan daerah rawan.
“Penelitian ini tidak hanya sebatas keberadaan tebing di kawasan pantai, tapi juga kawasan lain yang rawan longsor,” ujar Budhi.
Dia menegaskan, kesempatan kerja sama ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh BPBD. Sebab, adanya penelitian tersebut maka akan semakin memperkuat keberadaan data yang dimiliki selama ini.
“Khusus yang tebing rawan longsor seperti di Sadranan, kami belum melakukan pengkajian karena upaya tersebut baru wacana,” aku Budhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Wisata Candi Prambanan Tutup Total Saat Perayaan Nyepi Saka 1948
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Arus Mudik Kulonprogo 2026 Lancar, Pemudik Lebih Memilih Jalur Utara
- Sampah Lebaran Diprediksi Naik 20 Persen, DLH Jogja Siapkan Strategi
- Menkeu: Harga BBM Bisa Ditahan hingga Akhir 2026
- Mudik Lebaran, PMI DIY Kerahkan 20 Ambulans dan 31 Pos Siaga
- Lengkap! Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini dari Tugu ke Palur
Advertisement
Advertisement




