KECELAKAAN DI KULONPROGO : Rombongan Syawalan Ditabrak, Satu Tewas

21 Juli 2015 16:21 WIB Holy Kartika Nurwigati Kulonprogo Share :

Kecelakaan di Kulonprogo menimpa rombongan syawalan, akibatnya, satu orang tewas

Harianjogja.com, KULONPROGO- Sebuah mobil mini bus, bernomor polisi AB1896N menabrak dua sepeda motor. Satu orang pengendara sepeda motor tewas dan satu orang lainnya kritis.

Kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan Demen-Glagah, Kecamatan Temon, Senin (20/7/2015). Korban meninggal, Suwarno, warga Bandungrejo, Kecamatan Bayan, Purworejo saat itu sedang memboncengkan anaknya, Aris Andrian. Korban awalnya hendak menghabiskan liburan di Pantai Glagah usai bersilaturahmi di rumah saudaranya.

Saat melintas di jalan Demen-Glagah dari arah utara sekita pukul 15.30 WIB, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju mobil Avanza yang dikemudikan Ngatemin, warga Plemburan, Ngaglik, Sleman. Diduga mobil hilang kendali dan langsung menabrak dua sepeda motor di depannya.

Akibatnya, Sumarno tewas ditempat kejadian karena terjepit di bawah mobil. Sedangkan, Aris, anaknya dan sepeda motor Honda Supra Fit AA 2024 LC terlempar hingga ke selokan irigasi. Satu sepeda motor lainnya, Megapro B 5429 I yang dikendarai Arifin berboncengan dengan Mahardika warga Bagelen, Purworejo.

Korban tewas langsung dievakuasi ke RSUD Wates, sedangkan Aris mengalami luka di kepala dan dilarikan ke RS Rizki Amalia Temon dalam kondisi tak sadar.

Maryati, kakak ipar korban, mengungkapkan, rombongan keluarga baru saja bersilaturahmi ke rumah saudara di Wates. Rombongan berencana untuk mampir ke Pantai Glagah. Namun, nahas tragedi tersebut terjadi.

"Adik saya terjepit di bawah mobil, saya juga lihat keponakan saya sudah tergeletak di selokan. Saya langsung teriak untuk minta pertolongan," ujar Maryati yang saat itu berboncengan dengan suami dan anaknya tepat di belakang korban.

Akibat kejadian tersebut, mobil penabrak ringsek di bagian depan dan kaca depan pecah. Sedangkan sepeda motor Supra Fit juga rusak parah. Meski demikian, pengemudi dan enam penumpang mini bus tidak terluka.

Kanit Lakalantas Satlantas Polres Kulonprogo Iptu Sri Purwati menambahkan, berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP tidak terdapat tanda bekas rem. Diduga pengemudi Avanza mengantuk dan kurang konsentrasi. Pasalnya, tidak ada tanda pengemudi berusaha menghindari tabrakan.

"Dari penuturan saksi, rombongan sepeda motor melintas beriringan dari arah utara. Kemudian, tiba-tiba dari selatan mobil sudah melaju kencang dan oleng ke kanan. Karena tidak bisa mengendalikan, mobil langsung menabrak sepeda motor kedua dan ketiga," jelas Sri.