ORMAS GAFATAR : 2 PNS Kota Jogja Terdaftar Sebagai Anggota Gafatar

Mantan Ketua Gafatar Sragen, Sardi, turun dari bus setibanya di halaman Kantor Kecamatan Masaran, Sragen, Sabtu (30/1/2016). Sardi dan 15 orang eks Gafatar lainnya dipulangkan ke rumah masing-masing oleh tim Pemkab Sragen. (Tri Rahayu/JIBI - Solopos)
01 Februari 2016 14:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Ormas Gafatar, di Jogja ada dua PNS yang terindikasi menjadi anggotanya

Harianjogja.com, JOGJA-Dua pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kota Jogja diketahui terdaftar dalam organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Salah satunya adalah petugas medis di Dinas Kesehatan yang sudah mengisi formulir eksodus besar-besaran ke Kalimantan Barat.

Keduanya saat ini dalam pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanglinmas) Kota Jogja. Kepala Kesbanglinmas, Sukamto membenarkan informasi kedua PNS yang ikut Gafatar tersebut.

"Ya, terindikasi yang aktif satu orang nunggu giliran eksodus kloter berikutnya. Satu orang lagi katanya sudah tidak aktif lagi," kata Sukamto di ruang kerjanya, Senin (1/2/2016).

Sukamto mengatakan kedua PNS itu saat ini masih bertugas seperti biasa. Ia mengaku tidak ada perlakuan khusus dalam menangani kedua PNS eks Gafatar tersebut, karena diakuinya organisasi yang dinilai menyimpang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu belum ada pelarangan dari pemerintah.