KRIMINALITAS SLEMAN : Harta Benda Dibawa Kabur, Korban Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Dua tersangka (mengenakan penutup kepala) kejahatan dengan membius korban yang beroperasi di Bandara Adisutjipto diamankan di Mapolres Sleman, Senin (1/2/2016). (Sunartono/JIBI - Harian Jogja)
02 Februari 2016 06:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Kriminalitas Sleman, pelaku menggunakan obat bius saat beroperasi

Harianjogja.com, SLEMAN - Komplotan penipu dengan modus membius korban yang beroperasi di sekitar area kedatangan Bandara Internasional Adisutjipto Jogja ditangkap Satreskrim Polres Sleman di sebuah hotel kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Jogja akhir pekan lalu. Mereka telah beraksi lima kali dengan korban penumpang pesawat setelah keluar dari terminal kedatangan Bandara.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menambahkan aksi ini terbongkar lantaran korban, Taufik Hidayat melapor. Setelah melakukan aksinya, para pelaku membuang korban Taufik di pinggir Jalan Godean, Tangkilan, Sidoarum, Godean, Sleman setelah tak sadarkan diri. Mereka membawa kabur barang milik korban berupa dompet, dua unit ponsel, dua tas serta ATM, batu akik, cincin perak dan uang tunai Rp7 juta. Total harta senilai Rp17 juta dilucuti komplotan ini.

"Korban ditemukan warga dipinggir jalan dalam keadaan luka-luka, lalu keesokan harinya melapor ke Polres Sleman," kata dia.

Tersangka Eko Saputro mengaku, ia selalu berpura-pura akan pulang dengan tujuan sama dengan calon korban. Sebelumnya telah disiapkan sejenis minuman manis dalam kemasan yang telah diberi tiga butir Alprazolam. Setelah diberikan minuman yang telah dicampur obat bius itu, kata dia, korban langsung pingsan sejam kemudian. Ironisnya, Eko mengaku ide kejahatan itu ia dapatkan dengan membaca di sejumlah media massa. Sedangkan obat Alprazolan, ia dapatkan dengan membeli melalui resep dokter.

"Biasanya hanya di Bandara Jogja saja," ucap Eko.