PEMULANGAN ANGGOTA GAFATAR : Sampai di Kampung Halaman, Anak-anak Gafatar Harus Segera Sekolah

Warga Gafatar bersama anaknya mendapat pengawalan dari aparat TNI setibanya di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Rabu (27/1/2016). (Imam Yuda Saputra/JIBI - Solopos)
02 Februari 2016 15:54 WIB Uli Febriarni Gunungkidul Share :

Pemulangan anggota Gafatar di Gunungkidul, Pemkab segera memberikan fasilitas untuk anak-anak

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengambil tanggung jawab terhadap pendidikan anak eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) usia sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan bahwa Disdikpora hingga kini masih belum mendapatkan data pasti jumlah anak dalam keluarga eks Gafatar yang berusia sekolah dan membutuhkan kelanjutan nasib pendidikan.

"Meski demikian, ketika keluarga eks Gafatar tiba di penampungan, Disdikpora akan mengidentifikasi anak-anak, mulai usia berapa, kelas berapa. Nanti akan kita coba akomodasi untuk bersekolah di sekolah terdekat dengan alamat domisili anak, kalau ada kebutuhan sekolah yang diperlukan kita bantu, yang jelas kita identifikasi dulu," terang Bahron, Senin (1/2/2016), dijumpai sela mendampingi Penjabat Bupati memantau persiapan terakhir penampungan eks anggota Gafatar, di Gedung Olahraga UPT Balai Latihan Kerja, Siraman, Wonosari.

Disinggung soal biaya pendidikan atau kemungkinan mereka mendapat beasiswa, Bahron menyebutkan ada banyak pilihan langkah yang diambil. Hanya saja, langkah utama yang akan diambil adalah identifikasi.

"Intinya bagaimana secepatnya mereka bisa mendapatkan layanan pendidikan dan tidak tertinggal dengan kawan seusia mereka," kelasnya.

Penjabat Bupati Gunungkidul, Budi Antono menyebutkan koordinasi akan segera dilakukan dengan Disdikpora, karena ia menegaskan bagaimanapun anak-anak eks Gafatar usia sekolah harus bisa sesegera mungkin mengikuti kegiatan belajar mengajar.