UN 2016 : Tenang, Tidak Ada Perbedaan Soal

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra KumalaSeorang pegawai mengambil buku paket kurikulum 2013 semester II kelas I dan IV yang akan disetempel di perpustakaan SD Negeri Kratonan, Solo, Selasa (7 - 1). Buku Paket Tematik Terpadu Kurikulum 2013 tersebut sebagai pegangan siswa.
05 Februari 2016 07:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

UN 2016 menjadi momok bagi siswa.

Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman Arif Haryono memahami kekhawatiran siswa yang akan menghadapi UN. Arif menjelaskan, tidak ada perbedaan soal, antara sekolah yang melaksanakan kurikulum 13 (K13) dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.. Hal itu merupakan kebijakan dari pusat.

"Materi soal dibuat irisan. Jadi materi yang sudah diajarkan sekolah baik yang K13 maupun KTPS yang akan keluar," terangnya, Kamis (4/2/2016).

Pihaknya mengaku sudah menyampaikan hal tersebut ke tiap-tiap sekolah.

"Kami sudah sampaikan, baik ke sekolah yang menerapkan K13 maupun masih KTSP. Ini memang baru pertama dalam UN di mana dua kurikulum diujikan," tuturnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun ini akan menyelenggarakan tiga tahapan UN. UN pertama, merupakan ujian perbaikan bagi peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan memperbaikinya. UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan kisi-kisi baru, dan UN ketiga, merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun 2016.

UN pertama dilaksanakan pada 22 Februari mendatang, UN utama mulai 4 April, dan UN perbaikan awal Juni atau September. Untuk materi ujian disesuaikan dengan jenis soal UN. Di mana UN perbaikan tahun 2015 materi ujiannya sesuai dengan kisi-kisi UN 2015. Untuk UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga, yaitu irisan kurikulum KTSP dan K13, kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan sesuai dengan ketuntasan kurikulum. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, materinya sama dengan UN utama 2016.

Dari sisi pelaksanaan, UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016 juga berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi.