Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Kodisi Terminal Semin, meski bangunan sudah jadi tapi belum juga difungsikan hingga sekarang. Kamis (4/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Terminal Semin belum dalam beroperasi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Penempatan dan penambahan personel dalam pengelolaan Terminal Semin juga sangat bergantung dari wacana Pemerintah Pusat untuk mengambil alih pengelolaan Terminal Dhaksinarga di Desa Selang, Kecamatan Wonosari. Andaikan hal tersebut jadi dilakukan, personel yang ada (Pegawai di UPT Terminal Dhaksinarga) akan dipindahkan untuk mengelola terminal baru itu.
“Syarat mengelola terminal harus ada UPT yang menangani. Dari pada saya harus membuat baru, dan ada kemungkinan pegawai di Terminal Selang tak terpakai lagi, maka lebih baik menunggu keputusan pemerintah,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Gunungkidul Purnamajaya, kepada wartawan, Kamis (4/2/2016).
Untuk diketahui, proses pembangunan Terminal Semin sudah dimulai sejak 2008 lalu. Saat itu, upaya pembangunan baru sebatas pembebasan lahan dan pembuatan pagar pembatas terminal. Program ini juga sempat berhenti dan baru dilanjutkan di 2013, yang ditandai dengan pembangunan fisik terminal hingga sekarang.
Tahun lalu, untuk pembangunan dialokasikan anggaran sekitar Rp3,8 miliar. Rinciannya Rp465 juta berasal dari APBD Kabupaten dan Rp3,4 miliar bersumber dari Pemerintah DIY.
“Anggaran dari pemkab kita gunakan untuk pembangunan ruang tunggu. Sedang dana dari provinsi digunakan untuk pengerasan dan pengaspalan dalam terminal,” Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishubkominfo Gunungkidul Sunarjo beberapa waktu lalu.
Terpisah, salah seorang warga Semin Sunardi berharap agar terminal bisa segera difungsikan. Dia berpendapat, jika terminal bisa difungsikan maka arus kendaraan di sekitar pasar bisa lebih lancar lagi, terutama saat pasaran atau di saat-saat tertentu misalnya libur Lebaran.
“Untuk sekarang bus dan angkutan mangkalnya di depan pasar. jadi kalau terminalnya jadi bisa dipindahkan ke sana sehingga bisa lebih lancar lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.