BANDARA KULONPROGO : Ini Rincian Penggunaan Dana Rp64 Miliar

05 Februari 2016 06:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Bandara Kulonprogo juga akan membangun akses penghubung ke daerah lain.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan selama ini berbagai pihak cenderung memberi perhatian pada infrastruktur dan akses penghubung bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan Kota Jogja. Adapun akses ke kawasan Borobudur juga merupakan hal yang esensial. Terlebih lagi pada fungsi bandara untuk membuka potensi pariwisata di Kulonprogo.

Alasan ini yang mengakibatkan Kabupaten Kulonprogo dianggarkan Rp64 miliar untuk membangun infrastruktur pendukung bandara. Sebagian besar anggaran digunakan untuk proyek pembangunan jalan Bedah Menoreh sebagai infrastruktur pendukung bandara NYIA. Ruas jalan ini rencananya akan menghubungkan kawasan Kulonprogo dengan daerah Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Meski demikian, Hasto menambahkan dari total dana tersebut hanya sebagian yang akan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan Bedah Menoreh tahun ini. Sebagian lagi akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya di Kulonprogo.

Anggota Badan Anggaran DPR RI, Sukamta mengingatkan pembangunan bandara harus dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitarnya.

“Bukan hanya penting untuk Jogja, tapi lebih kepada warga sekitarnya,” ujarnya di kesempatan yang sama, Kamis (4/2/2016)

Ia menyatakan pemkab Kulonprogo memerlukan program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar mampu sejalan dengan perkembangan kondisi sekitar. Lebih lanjut, ia mengungkapkan keberadaan bandara akan menjadi pemicu pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Sukamta juga menyebutkan komponen utama pembangunan bandara ada di APBN. Meski membutuhkan keberadaan investor, menurutnya telah tersedia anggaran di APBN untuk pembangunan runway bandara.

“Kami kawal alokasi anggarannya,” tutupnya.