TAHUN BARU IMLEK : Waspadai Shio Lawan Monyet Api

Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2566 Shio Kambing Kayu, warga Tiong Hoa, mulai melakukan persiapan, seperti di Klenteng Sam Poo Khong Semarang, beberapa warga Tiong Hoa, berfoto ala kekaisaran Tiongkok. Berbeda lagi dengan Klenteng Tay Kak Sie Semarang, sejumlah warga mengikuti upacara Siang Sin Giu Hok, atau ritual, mengantarkan dewa ke kayangan.
09 Februari 2016 15:20 WIB Jogja Share :

Tahun Baru Imlek kali ini, sebaiknya waspadai shio yang berlawanan dengan monyet api

Harianjogja.com, JOGJA – Beberapa hari terakhir kelenteng Hok Tik Bio Gondomanan lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga etnis Tionghoa silih berganti masuk ke dalam komplek keraton peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono II ini untuk memanjatkan doa dan berharap kebahagiaan untuk setahun mendatang di momen tahun baru Imlek 2567 Senin (8/2/2016).

Sesuai kepercayaan masyarakat Tiongkok, kali ini shio monyet api menggantikan kambing kayu. Ketua pengurus kelenteng Gondomanan, Angling Wijaya mengatakan bagi sebagian warga yang betul-betul meyakini pentingnya shio, Angling menuturkan ada beberapa pantangan yang berlaku di tahun ini.

Salah satunya menghindari kemalangan yang dialami warga bershio yang berlawanan dengan monyet api seperti macan, babi atau ular.

“Saat layatan misalnya kalau tidak keluarga dekat bisa jadi tidak berkunjung karena dianggap membawa nasib buruk,” ujar dia, Senin (8/2/2016).

Meskipun begitu, dia mengatakan pada dasarnya tahun monyet api bisa dilalui dengan baik bila kita selalu mawas diri dan jujur dalam berusaha.

“Kuncinya adalah berlaku hati-hati dan selalu mengedepankan kejujuran. Dengan begitu tahun ini bisa dialui dengan baik,” imbuh Angling.