OJK Ungkap 19 Pinjol Bermasalah, Kredit Macet
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
IPLT Wukirsari masih menuai protes.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Rencana pembangunan Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari yang sempat ditolak oleh warga beberapa waktu lalu akan tetap dilanjutkan oleh pemerintah pusat. Penolakan yang dilakukan oleh warga tersebut didasari kekhawatiran akan berdampak buruk bagi lingkungan di Dusun Wukirsari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunungkidul, Eddy Praptono mengungkapkan, proyek pembangunan instalasi tersebut merupakan proyek pemerintah pusat, pihaknya hanya menyediakan lahan untuk pembangunan instalasi tersebut.
"Kami (PU) hanya menyediakan lahan saja. Terkait dengan prosesnya, nanti akan bersama-sama dibicarakan lagi dengan pusat, yang jelas akan tetap dilanjutkan," katanya, Selasa (9/2/2016).
Terkait dengan penolakan warga, Eddy belum membahas hal tersebut lebih lanjut. Namun dalam pembangunannya ia akan melibatkan pihak-pihak terkait seperti Kepala Desa Baleharjo dan warga setempat. Dalam rencana pembangunannya nanti akan melihat percontohan pengolahan limbah tinja di Kabupaten Kulonprogo.
"Sampai saat ini belum ada keputusan penerimaan atau penolakan oleh warga setempat, nanti kami akan lanjutkan komunikasinya dulu," lanjut Eddy.
Dinas PU belum mampu memberikan keterangan lebih lanjut perihal waktu pasti pembangunan IPLT. Pihaknya masih mengikuti keputusan dari satuan kerja di pemerintah pusat, karena dana pembangunan secara keseluruhan merupakan anggaran dari pusat. Eddy pun menambahkan bahwa IPLT memang jelas dibutuhkan oleh daerah agar tersedia tempat yang terpusat untuk pengolahan limbah tinja. Prosesnya nanti turut memerhatikan dan melakukan analisis dampak lingkungan yang akan bekerjasama dengan Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (KAPEDAL). Sedangkan rencananya, proses tahapan awal yang akan dilakukan yakni pembebasan lahan.
"Saat ini lahan belum ada, karena belum dibebaskan untuk menentukan titik penempatan instalasi. Kami menunggu kesepakatan pasti dari hasil komunikasi dengan Pemerintah Desa dan Warga Wukirsari," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.
GAC mulai produksi AirCab, pesawat listrik tanpa pilot seharga Rp4,5 miliar. Disiapkan untuk wisata udara premium.
PSIM Jogja melepas Deri Corfe dan Ikhsan Chan usai musim 2025/2026. Langkah awal perombakan skuad untuk musim depan.
Jumlah siswa Sekolah Rakyat 2026 tembus 32 ribu. Pemerintah fokus tingkatkan akses pendidikan anak kurang mampu.