PENGISIAN WAKIL GUBERNUR DIY : Dilantik di Jogja Butuh Rp980 Juta, di Jakarta Rp2 Miliar

16 Februari 2016 17:21 WIB Jogja Share :

Pengisian Wakil Gubernur DIY masih belum dilakukan, karena masih dalam pertimbangan oleh panitia khusus (Pansus)

Harianjogja.com, JOGJA- Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana menyatakan ada berbagai pertimbangan yang membuat pelantikan Wakil Gubernur DIY bisa dilakukan di Jogja.

Selain Gedung Agung juga merupakan Istana Negara, pelantikan di DIY akan membuat rasa memiliki warga DIY terhadap wagub akan semakin kuat.

"Yang jelas dari segi anggaran jelas lebih murah dan efisien," kata dia, Senin (15/2/2016).

Bila pelantikan dilakukan di Gedung Agung, maka hanya diperlukan anggaran sebesar Rp980 juta. Sedangkan bila pelantikan dilakukan di Jakarta maka biayanya membengkak menjadi sebesar Rp2 miliar.

Pembengkakan itu disebabkan oleh tambahan biaya akomodasi untuk seluruh anggota Dewan DPRD DIY serta keluarga Paku Alam X yang akan dilantik sebesar Rp1,1miliar.

Sekretaris DPRD DIY Drajad Ruswandono mengatakan alokasi anggaran terbesar terserap untuk konsultasi anggota Pansus di Jakarta serta konsumsi selama pembahasan di Pansus sampai dengan rapat paripurna Penetapan. Apalagi jumlah anggota Pansus yang terlibat dalam Pansus pengisian jabatan Wagub DIY lebih besar dari pansus biasa.

"Jumlahnya bisa mencapai separuh dari total anggota, berarti sekitar 29 orang termasuk para pimpinan dewan," kata dia.

Sementara tambahan biaya Rp1,1 miliar bila pelantikan dilakukan di Jakarta sebagian besar dialokasikan untuk biaya perjalanan 55 anggota DPRD DIY serta akomodasi menginap di hotel selama dua hari.

"Kalau digelar di DIY maka tidak perlu ada anggaran untuk tiket pesawat dan akomodasi hotel," tambah Drajad.