KASUS DBD KULONPROGO : Cegah DBD, Manfaatkan Drainase untuk Pelihara Ikan

PROGRAM UGADIPegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan benih udang Galah ketika berlangsungnya program Udang Galah dan Padi (Ugadi) di persawahan Soropadan, Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (30 - 8). Program yang bertujuan untuk memininalisasi alih fungsi lahan padi serta mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya itu guna meningkatkan perekonomian petani.
18 Februari 2016 14:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Kasus DBD Kulonprogo dicegah salah satunya dengan menggunakan saluran drainase untuk memelihara ikan

Harianjogja.com, KULONPROGO- Selain sebagai saluran pembuangan air, SKPD Pemkab Kulonprogo manfaatkan drainase kantor sebagai kolam ikan untuk cegah perkembangan penyakit demam berdarah (DBD).

Ini sebagai salah satu cara pemberantasan sarang nyamuk yang mungkin berkembang dalam saluran tersebut.

Sejumlah pejabat menabur 400 benih ikan nila merah di saluran drainase di lingkungan kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kulonprogo pada Rabu (17/2/2016).

Sebelumnya, drainase ini telah dibenahi sehingga sesuai dengan kebutuhan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperindah lingkungan dan meminimaslisasi perkembangan jentik-jentik.

Kepala Bagian Umum Setda Kulonprogo, L Bowo Pristiyanto menyatakan bahwa ini merupakan suatu langkah uji coba. “Selain sebagai hiasan, juga sebagai media pembunuh nyamuk,” ujarnya.

Ia juga menguraikan bahwa mendatang akan dilakukan pembenahan untuk menjadi kolam.