Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Bupati Gunungkidul Badingah saat menandatangi dokumen serah terima jabatan dari Pejabat Bupati Budi Antono di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (18/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Hari pertama kerja Bupati Gunungkidul Badingah diisi dengan penataan di ruang kerjanya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari pertama kerja pasangan Bupati-Wakil Bupati terlantik Badingah-Immawan Wahyudi diisi dengan kegiatan serah terima jabatan dengan Pejabat Bupati Gunungkidul Budi Antono. Usai kegiatan ini dilanjutkan dengan acara sarasehan dan open house di Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/2/2016).
Ratusan pejabat struktural pemkab dan kepala desa se-Gunungkidul nampak hadir dalam prosesi serah terima jabatan. Nampak hadir pula dalam acara itu, Anggota DPRD dan Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul Badingah mengakui hari pertama kerja masih sebatas formalitas untuk serah terima jabatan dengan Pejabat Bupati. Acara selanjutnya akan dilakukan sarasehan dan open house di Rumah Dinas Bupati. “Acaranya masih dalam suasana pelantikan dan belum mengarah ke kinerja pemerintahan,” kata Badingah, kemarin.
Untuk hari ini, Badingah mengaku sudah akan berkantor. Namun aktivitas yang dilakukan masih sebatas bersih-bersih dan melakukan penataan di ruang kerjanya. “Saya tetap akan masuk meski harinya tergolong pendek,” ujarnya.
Rencananya Senin (22/2/2016) mendatang akan memulai apel perdana dengan pegawai Pemkab Gunungkidul saat menjabat sebagai Bupati terpilih periode 2016-2021. “Roda pemerintahan akan tetap jalan dan untuk sekarang [kemarin] koordinasi kerja antar Satuan Kerja Perangkat Daerah [SKPD] dipimpin Sekretaris Daerah,” ujarnya.
Badingah menambahkan, pasca-pelantikan akan mulai menerjemahkan visi misi saat berkampanye dalam program kerja selama lima tahun ke depan. Rencananya dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi untuk menyinkronkan antara visi misi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. “Itu yang akan menjadi patokan kinerja kami, dan kami tidak bisa keluar dari rencana tersebut,” kata isteri almarhum Wasito Dono Saroyo ini.
Disinggung mengenai program seratus hari kerja pertama, Badingah mengaku tidak menargetkan apapun. Ia menilai jangka waktu itu sangat pendek dan tidak bisa menjadi tolok ukur kepemimpinan lima tahun ke depan.
“Seratus hari itu hanya tiga bulan. Padahal untuk bertani saja di waktu itu belum tentu panen, apalagi urusan pemerintahan. Untuk membangun fisik juga harus ada proses dan tidak bisa selesai dalam jangka waktu tersebut,” katanya.
Sementara itu, mantan Pejabat Bupati Gunungkidul Budi Antono berharap agar ritme kerja yang telah terbangun selama ini terus dipertahankan. Hal itu bertujuan untuk meneruskan torehan yang telah dihasilkan selama ini.
“Memang masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai, sehingga dibutuhkan komitmen semua pihak untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan. Salah satunya untuk mencapai target WTP,” ujar Budi.
Dia pun berpesan, untuk mendukung pencapaian target tersebut harus disesuaikan dengan kondisi terkini. Pegawai tidak boleh santai-santai karena semua harus serba cepat sehingga tidak ketinggalan dengan daerah lain.
“Berpikir itu boleh, tapi jangan lama-lama dan harus segera diambil tindakan. Wong yang sudah cepat masih butuh percepatan, apalagi yang lambat harus bekerja lebih cepat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta