RAZIA SLEMAN : Modus Garong Semakin Beragam, Waspada

Sejumlah tersangka kasus pencurian digelarkan dalam konferensi pers di Mapolres Sleman, Senin (22/2/2016). (Sunartono/JIBI - Harian Jogja)
23 Februari 2016 07:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Razia Sleman menjaring puluhan pelaku kejahatan

Harianjogja.com, SLEMAN - Terhitung sejak 1-14 Februari 2016, Polres Sleman menangkap sedikitnya 21 pelaku kejahatan dalam operasi pencurian dengan pemberatan (Ops Curat). Para pelaku pencurian itu didominasi oleh wajah dan modus baru.

Waka Polres Sleman Kompol Sriwibowo menyampaikan, modus yang digunakan pelaku juga sangat beragam, mulai dari datang menggunakan mobil niaga ke TKP hingga ada seorang ibu yang sengaja mencuri dengan berpura-pura menjadi tamu.

"Itu kebetulan terekam CCTV, tersangka mengambil satu set kamera senilai Rp50 juta," tegasnya, Senin (22/2/2016)

Kasus lain yang terungkap yaitu dengan barangbukti satu unit mobil Honda City Nopol K7604 FB yang ditangani Unit Reskrim Polsek Godean. Dalam kasus ini polisi menangkap tiga tersangka, dua diantaranya masih di bawah umur berinisial AJ dan AL. Sedangkan tersangka Nova Candra Hermawan ditahan karena sudah berusia dewasa.

Panit Reskrim Polsek Godean Aiptu HB Sugiyono mengatakan, Nova tercatat sebagai warga Tegalrejo, Kota Jogja. Ia mengajak dua tersangka lain dan satu saksi pemilik mobil Honda City berinisial SF. Menggunakan mobil tersebut, komplotan ini berangkat menuju sebuah toko ponsel di Jalan Godean Km. 8 Klajuran, Sidokarto, Godean, Sleman sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

"Tersangka [Nova] ini masuk ke konter sendiri, tersangka AJ menunggu di pelataran, AL mengawasi dari dalam mobil dan saksi SF yang saat itu mengemudikan mobil," kata HB.

Tersangka Nova dengan mudah masuk ke dalam toko ponsel milik korban karena sebelumnya pernah melakukan pengecatan di dalam toko tersebut sehingga memahami seluk beluknya. Selain mobil Honda City, barang bukti lain yaitu dua unit ponsel merk Cross, ponsel Nokia dan Advanca masing-masing satu unit kemudian satu unit ponsel android Advance dan android Hammer Advance. Nova sempat meminta pacarnya, LN untuk menjualkan ponsel curian itu.

"Pengakuan pacar tersangka, memang tidak memiliki ponsel merek seperti hasil curian tersebut dan dimintai tolong menjualkan," urai dia.