MAKAM RAJA DI IMOGIRI : Kraton Serahkan Pembenahan pada Disbud & Kontraktor

24 Februari 2016 07:55 WIB Jogja Share :

Makam raja di Imogiri mengalami kerusakan.

Harianjogja.com, JOGJA-Rayi Dalem Kraton Yogyakarta GBPH Yudhaningrat membenarkan kabar keretakan di tembok baru makam Imogiri. Menurut dia hal itu terjadi karena tanah urug yang masih belum betul-betul padat saat pembangunan dilakukan.

Gusti Yudha mengatakan meskipun kerusakan itu terjadi di bangunan milik Kraton, penanggugjawab proyek perluasan makam itu adalah Dinas Kebudayaan DIY sehingga Kraton akan menyerahkan sepenuhnya proses pembenahan ke Disbud dan kontraktor yang mendapatkan amanat.

“Yang rusak yang baru to? Kalau itu sudah ditangani Disbud. Lagipula kan masih masa pemeliharaan,” kata dia, Selasa (23/2/2016).

Kompleks perluasan kompleks makam seluas 55x55 meter itu dilakukan di sisi timur kompleks makam yang menjad Benda Cagar Budaya itu. Perluasan dilakukan dengan memapas gunung. Di kompleks perluasan, dibangun tiga fasilitas maka yang terdiri dari pencaosan (ruang tunggu), parkir dan ruang inti pemakaman.

Rencananya, pembangunan perluasan makam ini masih akan dilanjutkan dengan membangun akses mengitari areal makam. Fasilitas itu sebagai penunjang bagi wisatawan dan peziarah yang ingin melakukan ritual mubeng beteng makam maupun sekadar berjalan ebrkeliling makam.