BANDARA KULONPROGO : Usai Ditemui Bupati, Warga Sudah 5 Hari Duduki Pemkab Akhirnya Pulang

Warga terdampak pro bandara menggelar aksi damai untuk menuntut relokasi gratis di Setda Pemkab Kulonprogo sejak Senin (22/2/2016) lalu. (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
26 Februari 2016 19:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Bandara Kulonprogo didemo warga, Bupati Hasto Wardoyo akhirnya menemui warga yang sudah demo 5 hari di depan Pemkab

Harianjogja.com, KULONPROGO- Warga Desa Palihan Temon Kulonprogo yang sudah lima hari bertahan di depan kantor Pemkab Kulonprogo akhirnya bersedia pulang, setelah ditemui oleh Bupati Hasto Wardoyo.

(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/02/26/bandara-kulonprogo-perjuangkan-relokasi-gratis-warga-terdampak-bandara-duduki-pemkab-bergantian-695256" target="_blank">BANDARA KULONPROGO : Perjuangkan Relokasi Gratis, Warga Terdampak Bandara Duduki Pemkab Bergantian)

Pulung Raharjo, warga Desa Palihan, Temon yang ikut dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa warga sepakat mengakhiri aksi karena menilai pemkab Kulonprogo cukup kooperatif dalam menanggapi tuntutan mereka.

Dari tiga tuntutan yang diberikan, pemkab Kulonprogo telah menindaklanjuti semuanya meski belum ada kejelasan mengenai relokasi gratis. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa hasil yang diberikan sendiri belum sesuai harapan.

Pulung menyatakan bahwa warga sendiri paham mengenai kemungkinan relokasi yang sedang dalam pembahasan. Namun, warga tetap meminta untuk dipertemukan dengan Gubernur DIY untuk mendapatkan solusi dari pemerintah tingkat provinsi.

“Jika selama ini bilangnya karena keterbatasan Pemkab, kami minta dipertemukan dengan Gubernur,”ujarnya. Ia menjelaskan bahwa warga akan terus memantau proses pemenuhan tuntutan mereka ini.

Di akhir pertemuan, warga menyerahkan surat kepada Hasto yang berisi pernyataan sikap warga terdampak pro bandara tersebut. Seusai pertemuan, warga kemudian mengemasi perlengkapan aksi mereka selama beberapa hari ini dan pulang ke desanya masing-masing.