40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Ilustrasi (Backgroundpictures.org)
Kebakaran Gunungkidul terjadi di Gendangsari.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebuah rumah milik Arjo Dikromo,80, warga Dusun Batur Turu, Desa Mertelu, Gedangsari terbakar, Selasa (5/4/2016) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kebakaran terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan sisa api tungku dapur. Akibatnya rumah yang berbentuk limasan nyaris habis dilalap api.
Pemiliki rumah Arjo Dikromo mengatakan, tidak ada yang tahu pasti kapan kebakaran itu mulai terjadi. Sebab saat kejadian ia dan keluarganya masih tertidur, dan baru bangun saat kondisi bagian dapur rumah mulai terbakar.
“Kami terbangun setelah mencium aroma terbakar. Seketika itu juga saya langsung menyuruh istri dan anak saya keluar untuk menyelamatkan diri,” kata Arjo kepada wartawan, kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
PKB DIY menggelar konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan dan menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.
Hakim AS melanjutkan gugatan Reddit terhadap Perplexity AI terkait dugaan penyedotan data ilegal untuk pengembangan AI.
INDEF menilai keberhasilan pajak marketplace seperti Shopee dan TikTok Shop bergantung pada integrasi data serta pengawasan pemerintah.
Basarnas mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk mengevakuasi penumpang KMP Mutiara Santosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep.