Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto
Penemuan mayat terjadi di Baron, Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Penemuan mayat terjadi Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, Minggu (17/4/2016) siang pukul 14.10 WIB. Korban, Supriyadi, pengunjung asal Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.
Peristiwa ini bermula saat korban bermain dengan delapan temannya. Nahas karena terlalu ke tengah, ia pun terseret ombak dan tenggelam.
“Mendapati ada pengunjung yang hilang, kami langsung melakukan pencairan,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto.
Dia menjelaskan, proses pencarian sempat mengalami kendala, karena keruhnya air akibat bajir dari sungai bawah tanah.
“Pencarian dibantu dengan menggunakan kapal jukung milik nelayan. Korban ditemukan setelah mengambang dan terseret arus,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Pemkab Kulonprogo menggabungkan Disdag dan DisperinkopUKM mulai Januari 2027 demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.
Menikmati malam akhir pekan dengan panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian menjadi pengalaman yang semakin istimewa di 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro.
DPRD DIY merampungkan Raperda Perlindungan Kawasan Karst yang diklaim pertama di Indonesia. Regulasi mengedepankan konservasi dan ekonomi hijau.
ELS.ID resmi membuka Jogja Laptop Festival by ELS.ID, sebuah festival teknologi yang menghadirkan pameran perangkat digital, edukasi teknologi, kompetisi kreati
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendukung pencegahan LGBT melalui edukasi sejak dini, layanan konseling, dan penguatan peran dinas terkait.