KEKERASAN BANTUL : Alami Penganiayaan, Santri Mengadu ke Dewan

Ilustrasi kekerasan anak (rimanews.com)
23 Mei 2016 22:55 WIB Bantul Share :

Kekerasan Bantul yang dialami santri akan dilaporkan.

Harianjogja.com, BANTUL- Sejumlah santri yang mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oleh salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Asy-Syifa Bambanglipuro berencana mengadu ke Komisi D DPRD Bantul. Mereka datang didampingi orang tua dan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) untuk meminta bantuan dan perlindungan dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/15/kekerasan-bantul-sekelompok-orang-tawarkan-damai-laporan-santri-dianiaya-dicabut-719540">KEKERASAN BANTUL : Sekelompok Orang Tawarkan Damai & Laporan Santri Dianiaya Dicabut)

Ketua FMPP Bantul Zahrowi, mengatakan maksud dari para santri beserta orang tuanya datang yakni untuk menjelaskan bagaimana kronologis kejadian kekerasan yang dialami sejumlah santri di ponpes tersebut.

“Rencana, Selasa (24/5/2016) santri dan para orang tua akan mengadu ke komisi D DPRD Bantul. Nantinya mereka sendiri yang akan mengadu kami hanya sebatas mengantarkan dan mendampingi saja,” kata Zahrowi, Senin (23/5/2016).