Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Suasana kenduri yang dilakukan warga Kelor Kidul usai menggelar upacara bendera dengan pakaian SD yang dilakukan di kawasan Pantai Watukodok. Rabu (25/5/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Peringati konflik Watukodok, warga Gunungkidul menggelar upacara bendera dengan pakaian SD
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Warga Kelor Kidul, Desa Kemadang, Tanjungsari memeringati satu tahun perlawanan terhadap investor yang ingin menguasai kawasan Pantai Watukodok.
Peringatan dilakukan dengan cara yang unik dengan menggelar upacara bendera dengan menggunakan seragam sekolah dasar.
Selain upacara bendera, peringatan juga dilakukan beberapa kegiatan seperti kenduri, gelar potensi pangan lokal, kegiatan bersih pantai hingga pemutaran film Rayuan Pulau Palsu.
Tokoh Masyarakat di Dusun Kelor Kidul Yahya Yusmadi mengatakan, rangkaian kegiatan yang digelar warga di Watukodok untuk memeringati satu tahun perlawanan terhadap investor. Hingga kini, masalah sengketa lahan yang terjadi belum menemukan titik temu.
“Apapun itu kami tetap menolak rencana penguasaan lahan yang dilakukan investor,” kata Yahya, Rabu (25/5/2016).
Dia menjelaskan, penyelenggaraan upacara dengan menggunakan pakaian SD merupakan bentuk esksistensi perlawanan dan sebagai bukti bahwa warga serius mempertahankan kawasan Watukodok. Sebab di awal-awal munculnya konflik, warga dipandang sebelah mata oleh investor karena hanya lulusan SD.
Warga dianggap perlawanan yang dilakukan akan sia-sia dan tidak bertahan lama. “Dulu kami sempat diremehkan, tapi nyatanya hingga sekarang [kemarin] warga terus melakukan perjuangan,” tuturnya.
Untuk diketahui, konflik Watukodok muncul dari rencana Enny Supiani yang membuat resor di kawasan tersebut. dasar pembangunan ini karena yang bersangkutan merasa memiliki kekancingan dari keraton sehingga akan memanfaatkan lahan itu. Sayangnya hingga saat ini, upaya terebut belum terelisasi karena mendapatkan perlawanan dari warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.