Advertisement
KEKERASAN SLEMAN : Pelajar Asal Kota Jogja Penyerang Warung di Pakem Ditangkap
Advertisement
Kekerasan Sleman yang terjadi di sebuah warung terungkap.
Harianjogja.com, SLEMAN – Polres Sleman akhirnya menangkap enam pelajar salahsatu sekolah swasta di Kota Jogja yang terlibat penyerangan sebuah warung di Jalan Pakem - Turi, Dusun Mangunan RT04/RW06 Harjobinangun, Pakem, Sleman.
Advertisement
Perseteruan itu terjadi antara geng pelajar asal kota Jogja, Respect dengan salahsatu sekolah negeri di Sleman bernama MTZ. Berawal dari menggeberkan motor kemudian berlanjut saling tantang untuk beradu fisik dengan tawuran. Polisi menyita puluhan senjata tajam, molotov sebagai barang bukti.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/06/08/kekerasan-sleman-polisi-periksa-anak-nongkrong-726888">KEKERASAN SLEMAN : Polisi Periksa Anak Nongkrong)
Keenam pelajar yang ditangkap adalah YS, 17, yang berperan sebagai provokator sekaligus perencana penyerangan, FC, 17, AD, 17, yang melakukan perusakan warung dengan memecah kaca. Kemudian FZ dan RD, keduanya yang menyimpan senjata tajam serta BG yang membawa modifikasi celurit dari cakram motor. Keenamnya berasal dari satu sekolah.
Sebelumnya, sekitar 50 gerombolan motor secara tiba-tiba menyerang sebuah warung yang juga sedang dipakai nongkrong rombongan pemuda di Rumah Makan Toek Pitoe, Jalan Pakem - Turi, Dusun Mangunan RT04/RW06 Harjobinangun, Pakem, Sleman, Senin (6/6/2016). Mereka mengobrak-abrik warung hingga rusak parah menggunakan senjata tajam, bom molotov, mercon dan kembang api, pemuda yang nongkrong pun kocar kacir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- WFH ASN Bantul Dibatasi, Tidak Semua OPD Bisa Terapkan
- Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK
- Ambil Gamelan, Dukuh Seloharjo Bantul Dipecat, Kini Gugat ke PTUN
Advertisement
Advertisement




