Advertisement
Wabup Gunungkidul Ajak Anak Giatkan Mengarang Bebas
Advertisement
Wabup Gunungkidul mengajak anak untuk menggiatkan mengarang bebas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menilai terobosan dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan. Namun upaya itu harus dilakukan dengan matang sehingga inovasi tersebut tidak memberatkan para siswa, sehingga dalam waktu dekat belum melakukan suatu terobosan seperti yang dilakukan oleh Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi.
“Inovasi itu dibutuhkan, namun harus dengan kajian yang matang,” kata Immawan kepada Harian Jogja, Rabu (7/9/2016).
Advertisement
Menurut dia, penghapusan Pekerjaan Rumah (PR) bagi siswa harus dikaji dengan benar, apalagi sejak dulu tugas ini sudah ada. Pasalnya yang paling penting adalah pemberian tugas itu bisa meningkatkan motivasi belajar dan tidak memberatkan para siswa.
“Saya kira yang dihapuskan adalah tugas yang memberatkan siswa. Sebab jika itu diberikan, yang pusing tidak hanya si anak tapi orang tua juga akan ikut merasakan. Kondisi ini yang dihilangkan, karena terus dipertahankan malah akan mengurangi semangat belajar anak,” katanya.
Selain itu, kata Immawan, untuk menumbuhkan semangat belajar bisa dilakukan dengan memperbanyak kreasi anak, salah satu contohnya bisa dilakukan dengan memperbanyak kegiatan mengarang bebas.
Dari kegiatan ini, dia menyakini semangat anak lebih karena diberikan keleluasan untuk menuangkan segala curahan yang ada dipikirannya.
“Sayangnya ini yang mulai hilang, padahal ini sangat penting. Upaya mengarang bebas ini harus kembali digalakan karena sangat penting untuk perkembangan anak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
Advertisement
Advertisement



