PENATAAN STASIUN TUGU : Masa Kontrak Habis, Tidak Ada Anggaran Ganti Rugi untuk Pedagang

05 Oktober 2016 08:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Penataan Stasiun Tugu masih terganjal protes dari pedagang.

Harianjogja.com, JOGJA -- PT.Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 6 menawarkan uang kompensasi Rp2,4 juta kepada pedagang di dalam Stasiun Tugu yang masa kontraknya habis dan tidak diperpanjang kembali. Namun, pedagang tidak mau pindah karena nilai kompensasi terlalu kecil.

Manager Humas PT.KAI Daop 6 Jogja, Eko Budianto mengatakan tidak ada anggaran ganti rugi untuk pedagang yang masa kontraknya habis.

"Kan dia kontrak dan kontraknya sudah habis," kata Eko.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/19/penataan-stasiun-tugu-pedagang-ngotot-tak-mau-pindah-753916">PENATAAN STASIUN TUGU : Pedagang Ngotot Tak Mau Pindah)

Sebelumnya Eko juga menyatakan sulit merealisasikan tuntutan pedagang. Ia mengatakan penataan kawasan Stasiun Tugu akan terus berlanjut secara bertahap dengan mendahulukan kios-kios yang masa kontraknya habis. Kios yang habis masa kontraknya tersebut akan segera dibongkar.

Diketahui penataan stasiun ini juga sampe sisi selatan Stasiun. Bahkan menyasar pedagang di Jalan Pasar Kembang dari Simpang Teteg sampai Jlagran. Namun untuk pedgang di Jalan Pasar Kembang yang memiliki kartu bukti pedagang (KBP) dari Pemerintah Kota Jogja akan disiapkan kios sementara di Jalan Lempuyangan.

Eksekutive Vice President PT.KAI Daop 6 Hendy Helmi mengatakan ada sekitar 120 pedagang yang difsilitasi kios sementara. Setelah penataan selesai, kata dia, mereka kan dikembalikan lagi ke Jalan Pasar Kembang.