Jembatan Garuda Rejosari Dibangun, Warga Tak Lagi Bergantung Crossway
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Sejumlah kendaraan mekat menerabas jalur searah yang ada di depan Pasar Semin. Selasa (4/10/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Lalu lintas Gunungkidul yang ditata belum sepenuhnya ditaati.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penerapan jalur searah di depan Pasar Semin ternyata belum sepenuhnya dipatuhi warga. Pasalnya hingga sekarang, kebijakan tersebut masih sering dilanggar karena banyak pengendara yang melaju di dua jalur.
Menurut Salah seorang pedagang di Pasar Semin Sadiman, pemberlakuan jalur searah hanya ditaati pada saat lebaran beberapa waktu lalu. Namun setelah momen itu lewat, kondisi kembali seperti biasa.
“Mungkin ketiadaan petugas membuat para pengendara berani menerabas jalur searah yang telah ditetapkan. Jadi kalau ada petugas lagi, mungkin pengguna jalan bisa tertib,” ungkapnya, Selasa (4/10/2016)
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Suharno, salah seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Menurut dia, meski sudah ada rambu-rambu peringatan, namun hal itu tak diindahkan oleh pengguna jalan. Akibatnya dirinya harus lebih berhati-hati saat melintas karena untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
“Harusnya mereka yang melaju dari arah Wonosari tidak lewat di depan pasar. namun kenyataannya masih ada yang nekat melintas. Sebagai pengguna dari arah utara jelas saya kaget, sehingga harus terus berhati-hati,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul tidak menampik adanya pelanggaran jalur searah di depan Pasar Semin. Menurut dia, pelanggaran tidak hanya dilakukan oleh kendaraan pribadi, namun kendaraan angkutan juga melakukan hal yang sama.
“Kita sudah lakukan evaluasi dan sosialisasi terhadap penerapan jalur searah akan terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Sunarjo menjelaskan, dari sisi peringatan pihaknya sudah memassang rambu-rambu lalulintas yang menerangkan tentang kebijakan jalur searah. Meski demikian, pengendara masih sering mengabaikan aturan tersebut sehingga bisa memicu terjadinya kecelakaan di wilayah tersebut.
“Saya harap pengendara bisa menaati aturan tersebut. Khusus angkutan, ini menjadi catatan karena penerapan jalur searah untuk mendukung keberadaan terminal. Jadi kalau terus nekat kami siap mengambil tindakan tegas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Film dokumenter Lisa BLACKPINK berjudul Always Lalisa akan tayang perdana di TIFF 2026. Film ini mengungkap perjalanan karier solo dan kehidupan personal sang i
Tim SAR Gabungan menemukan Taufan Aktafiama, korban tenggelam di Sungai Oya Imogiri, Bantul, pada hari kedua pencarian. Korban ditemukan sekitar lima meter dari
Novotel Suites Yogyakarta Malioboro kembali berhasil lulus audit Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dengan hasil memuaskan.
Putri Kusuma Wardani target semifinal China Open 2026 setelah lolos 16 besar. Ingin raih pencapaian Super 1000 pertama. Simak pernyataan lengkapnya di sini.
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta kembali menggelar Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026