Advertisement
MRT JOGJA : Moda Transportasi Baru Mendesak Dibangun
Advertisement
MRT Jogja diharapkan segera terealisasi.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan Kota Jogja memprediksi dalam lima tahun yang akan datang kemacetan lalu lintas di Kota Jogja akan terjadi deadlock atau kian parah. Karena itu, perlu ada solusi menyediakan moda transportasi berbasis bukan jalan, salah satunya Mass Rapid Transit (MRT).
Advertisement
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Wirawan Hario Yudo mengklaim selama ini, Dinas Perhubungan Kota Jogja sudah berupaya antisipasi kemacetan dengan berbagai cara di antaranya rekayasa arus lalu lintas, menambah halte portabel untuk layanan Trans Jogja, serta imbauan kepada sejumlah perusahaan swasta agar tidak memperbolehkan karyawannya membawa kendaraan masing-masing melainkan menggunakan kendaraan umum atau disediakan oleh perusahaan.
Namun hal itu diakuinya belum cukup untuk mengatasi kemacetan. "Dalam keadaan normal memang tidak terlalu macet, tapi saat liburan, weekend, dan pagi hari banyak yang mengantar sekolah anaknya dengan kendaraan pribadi menjadi macet," kata Wirawan, dalam rapat Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Walikota di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Senin (10/10/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Langit Jakarta Didominasi Cerah, Hujan Lokal Mengintai Selatan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bantul, Ini Wilayahnya
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Kulonprogo Lepas 384 Calon Jemaah Haji, Termuda 19 Tahun
- Jemaah Haji Kulonprogo Dipantau Ketat, Diabetes Paling Rentan
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
Advertisement
Advertisement




