Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Warga melintasi spanduk kampanye Pilkades di perempatan jalan lingkar Manding, Dusun Manding, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul. Minggu (9/10/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)
Pilkades di Bantul diwarnai kasus dugaan curi start kampanye
Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah Pemkab Bantul Heru Wismantara mengatakan aturan kampanye pemilihan kepala desa (Pilkades) diserahkan semuanya ke Panitia Pilkades.
Dia menyebut dalam aturan dijelaskan mengenai kampanye disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat desa setempat.
Menurut dia, belum tentu calon Kades yang memasang alat peraga kampanye (APK) terlebih dahulu sebelum masa kampenye itu melanggar aturan. Dia menyebut hal itu tidak melanggar aturan jika memang sudah ada kesepakatan dengan panitia Pilkades.
“Belum tentu melanggar kalau memang sudah ada komunikasi dengan panitia. Namun sebenarnya jika memang ada yang melanggar, panitia bisa melakukan kerjasama dengan pihak desa atau kecamatan untuk menertibkan itu,” tandasnya, Rabu (12/10/2016).
Terpisah, Sekretaris Panitia Pilkades Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul Dalmuji telah mencegah kecurangan termasuk upaya mencuri start kampanye dengan menegaskan tata tertib yang berlaku.
Pihaknya juga telah membuat pakta integritas yang ditandatangai oleh semua calon Kades demi mencegah kecurangan pada proses Pilkades.
“Karena Pilkades tidak ada pengawas, maka kami hanya bisa melakukan teguran jika ada calon Kades melanggar tata tertib. Mengenai penindakan kami serahlan kepada polisi, karena kami tidak memiliki wewenang untuk melakukan penindakan,” ujar Dalmuji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.