HUT KULONPROGO : Sultan Ingatkan tentang Tombak Kanjeng Kyai Amiluhur

Harian Jogja/Gigih M. HanafiGubernur DIY, Sultan Hamengkubuwono X bersama GKR Hemas dan Wakil Gubernur DIY, Pakualam IX (kanan) menyapa wartawan usai pelantikan di Gedung Agung, Jogja, Rabu (10 - 10). Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuono X dan Wakil Gubernur Pakualam IX di lantik langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
17 Oktober 2016 00:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

HUT Kulonprogo diperingati dengan upacara yang dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X

Harianjogja.com, KULONPROGO- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin upacara HUT Kulonprogo ke-65 di Alun-Alun Wates, Sabtu (15/10/2016). Pada kesempatan itu, Sultan mengingatkan akan pusaka Tombak Kanjeng Kyai Amiluhur sebagai pusaka agung Kulonprogo.

Pusaka tersebut diberikan dalam peringatan Kulonprogo ke-49 pada tahun 2000. Pusaka ini mempunyai banyak makna mendalam karena mempunyai sifat sepuh, wutuh dan tangguh yang bisa diartikan asah, asih dan asuh kepada seluruh warga Kulonprogo.

Kanjeng Kyai Amiluhur juga mempunyai kekuatan untuk mengarahkan kepada tindakan baik serta mampu mendukung adanya hal baru, salah satunya bandara baru di wilayah Temon. Semua itu hanya sebagai sarana untuk mewujudkan Kulonprogo sebagai bumi adikarta yang gemah ripah loh jinawi.

Lebih lanjut, tombak pusaka berwujud "baru cekel" dan pamor "kulit semangka" dengan gagang "waru gunung" serta rangka "galih sanakeling" menggambarkan seluruh jajaran pemerintah supaya mempunyai tekad yang kuat untuk tujuan yang telah ada.

Pusaka tersebut juga sebuah lambang dari bersatunya dua wilayah serta bersatunya kesatuan antara rakyat dengan pemimpin yang diharapkan mampu mewujudkan kesatuan dalam segala tataran.