INFO TERKINI : UMK DIY Ditetapkan, Ini Rincian per Kabupaten dan Kota

Ilustrasi uang rupiah (Dok/(JIBI - Solopos)
31 Oktober 2016 17:05 WIB Sunartono Jogja Share :

Info terkini dari Jogja, ada UMK di darah di DIY ditetapkan

Harianjogja.com, JOGJA- Aksi bisu dengan menjemur diri atau Topo Pepe yang digelar puluhan buruh Senin (31/10/2016) di Alun-Alun Utara Kota Jogja tepatnya di depan Kraton Jogja, hasilnya sia-sia.

Sri Sultan Hamengkubuwono X, baik sebagai Gubernur maupun Raja Jogja tetap tidak bisa memenuhi permintaan tersebut.

Sultan telah memutuskan besaran nominal Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Miniman Kabupaten (UMK) melalui rapat koordinasi, di Kompleks Kepatihan, Senin (31/10/2016).

Puluhan buruh menggelar aksi demonstrasi di Pintu Gerbang Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Jalan Malioboro, Senin (31/10) pukul 10.00 WIB.

Mereka melakukan orasi tuntutan kenaikan UMK Rp650.000. Di saat bersamaan di dalam Kompleks Kepatihan sedang digelar rapat penetapan jumlah UMK bersama seluruh Bupati dan Walikota se-DIY.

Setelah menggelar orasi lebih dari 30 menit, puluhan buruh kemudian melakukan jalan kaki menuju ke selatan melewati kawasan simpang empat titik nol kilometer menuju ke Alun-Alun utara.

Sebagai salahsatu bentuk protes kepada Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Jogja, para buruh menggelar topo pepe atau menjemur diri tanpa bicara di area Alun-Alun utara Kota Jogja.

Sekitar 10 buruh yang telah berpakaian adat kemudian duduk bersila tepat di depan Kraton Jogja. Aksi itu dilakukan sekitar 60 menit.

Sayangnya aksi itu sia-sia dan tidak dipenuhi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Hasil keputusan rapat tentang UMP dan UMK, ditetapkan besaran UMP DIY 2017 yaitu Rp1.334.645,25.

Adapun untuk daerah di DIY, berikut rinciannya:
Kota Jogja  Rp1.572.200, naik Rp119.800
Sleman Rp1.448.385, naik Rp110.385
Bantul Rp1.404.760, naik Rp107.060
UMK Kulonprogo Rp1.373.600, naik Rp104.730
Gunungkidul Rp1.337.650, naik Rp101.950