Pengelolaan Arsip di Sleman Raih Akreditasi, Layak Jadi Percontohan

16 November 2016 18:20 WIB Sleman Share :

Pengelolaan arsip di Sleman dinilai baik dan mendapatkan akreditasi

Harianjogja.com, SLEMAN- Tata kelola arsip di Kabupaten Sleman dinilai baik. Tidak hanya aspek manajemen, pembinaan dan ketersediaan sumberdaya manusia juga mencukupi.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan menjelaskan, dokumen arsip yang tersedia Kantor Arsip Daerah (KAD) Sleman bahkan sudah terintegrasi. Menurutnya, KAD Sleman layak menjadi daerah percontohan tata kelola arsip yang baik.

"Kami berharap lembaga pengelola arsip di daerah-daerah lain bisa menyontoh tata kelola kearsipan di Sleman," katanya usai memberikan Akreditasi A Kearsipan untuk KAD Sleman, Rabu (16/11/2016).

Menurutnya, masih banyak daerah lainnya yang belum melakukan pengelolaan arsip daerah dengan baik. Padahal, katanya, pengelolaan kearsipan penting untuk menjaga kekayaan budaya dan kearifan lokal di masing-masing daerah.

Dia berharap seluruh arsip yang dikelola daerah dapat terdokumentasi, saling terkoneksi, dan tidak diklaim milikĀ  bangsa lain. ANRI, lanjut Mustari, memulai program digitalisasi arsip agar lebih effektif dan effisien. "Kalau semua terdokumentasi, tidak akan ada klaim sebuah produk dari negara lain," tandasnya.

Kepala KAD Sleman Retno Susiati menjelaskan, tahun 2016 ini Sleman menjadinya satu-satunya kabupaten yang meraih penghargaan Akreditasi A dari ANRI. Akreditasi tersebut diraih karena pengelolaan KAD Sleman mulai kebijakan, pembinaan, pengelolaan arsip hingga prasarana sarana kearsipan dinilai baik.

"Saat ini kami gencar mensosialisasikan Gerakan Cinta Arsip Keluarga. Gerakan ini bertujuan memasyarakatkan budaya pengarsipan yang baik," katanya.

Menurutnya, pengelolaan arsip tidak hanya penting bagi kantor dan organisasi tetapi juga di tingkat keluarga. Sebab jika sewaktu-waktu keluarga terlibat dalam urusan yang membutuhkan dokumen, mereka dapat dengan mudah mencarinya.

"Kalau keberadaan arsip dalam keluarga yang tersimpan dengan baik akan menguntungkan dalam efisiensi waktu dan ekonomi," ucap Retno.