Advertisement
BANDARA KULONPROGO : Pelaku Wisata Dijanjikan Pindah Dekat Rest Area, Tapi ...
Advertisement
Bandara Kulonprogo untuk pembangunan runway mulai tahun depan.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Lahan Paku Alam Ground (PAG) dijadwal akan dikosongkan pada 1 Januari mendatang guna pembangunan runway bandara. Namun, hingga kini sejumlah pelaku wisata di atas lahan tersebut belum tahu akan pindah ke mana.
Advertisement
Sebagian besar pelaku wisata di lahan PAG memang tidak mendapatkan relokasi. Sebagaimana diketahui, relokasi ditujukan kepada warga yang huniannya terdampak dan diberikan waktu hingga Maret 2017. Sumantoyo, salah satu pemilik hotel di lahan PAG dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Glagah menjelaskan beberapa bulan lalu mengajukan keluhan akan relokasi usaha ini kepada pemerintah daerah.
Kala itu, sejumlah perwakilan mendapatkan jawaban akan direlokasi ke area tanah kas Desa Sindutan. Lokasi tersebut dipilih karena berdekatan dengan rest area sehingga potensial dijadikan tempat usaha.
”Pernah pertemuan dengan bupati lama dan jawabannya seperti itu,”ujar pria yang juga merupakan ketua Ketua Forum Komunikasi Penggarap Lahan Pesisir (FKPLP) ini, Kamis (1/12/2016).
Meski demikian, hal itu hanya sekadar menjadi janji belaka karena tak ada realisasi pasti. Pokdarwis sudah mencoba mengajukan surat resmi hingga 3 kali namun sama sekali tak ada jawaban dari pemerintah daerah. Meski mencoba menyampaikan keluhan ini kepada pemerintah desa, hal ini dianggap merupakan kewenangan pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement




