PENCURIAN JOGJA : Pura-pura Wudhu di Masjid, Ternyata Ambil Sepatu, Untung Terekam CCTV

Ilustrasi kamera CCTV (2mcctv.com)
05 Desember 2016 16:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Pencurian Jogja yang terjadi di sejumlah masjid terungkap salah satu pelakunya

Harianjogja.com, JOGJA-- Spesialis pelaku pencurian Asep Ridwan, 26, ditangkap saat beraksi di Masjid Syuhada Jalan I Dewa Nyoman Oka 13, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja, akhir pekan lalu. Tersangka telah mencuri belasan kali di sejumlah Masjid di Kota Jogja dan terekam kamera CCTV.

Penangkapan itu berawal saat salahsatu warga, Welli Tri Okta, 46, berada di sekitar Masjid sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu warga tersebut melihat wajah tersangka yang tidak asing karena pernah terekam di CCTV tentang pencurian.

Ketika itulah, tersangka diikutinya bersama sekuriti Masjid. Tanpa disadari telah dipantau, tersangka mengambil sepasang sepatu. Sekuriti pun menangkap tersangka di sekitar Masjid tersebut.

Adapun sepatu itu diketahui milik Dewanto Wicaksono, 30, warga Jambangan Indah Karlina 10, Jawa Timur. Tersangka Asep Ridwan merupakan warga Jalan Sindang Sima, Sirna Asih RT03/RW11 Sukajadi, Bandung, Jawa Barat.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Eko Basunando menyatakan, tersangka telah berkali-kali melakukan pencurian di sejumlah masjid. Tercatat mencuri sepatu di sejumlah Masjid sebanyak 13 kali. Antara lain, di Masjid Syuhada sebanyak tiga kali, Masjid Balapan sekali, Masjid kawasan Gedung Pamungkas sekali. Serta sejumlah Masjid dengan kapasitas jamaahnya besar.

"Pengakuannya mencuri dijual ke Solo, banyak TKP lain, seperti Masjid Telkom, Sardjito, JIH, UNY dan lainnya," terangnya, Senin (5/12/2016).

Kanit Reskrim Polsek Gondokusuman Iptu Bambang Dwi Mulyono menambahkan, tersangka beraksi dengan menggunakan modus berpura-pura wudlu di Masjid kemudian mencuri sepatu.

Tersangka sudah mengenali ciri-ciri sepatu dengan harga mahal. "Hasil curian dijual ke Solo, laku antara Rp100.000 hingga Rp300.000," kata dia.