Advertisement
BATIK KULONPROGO : Unik, Peragaan Busana di Jalan Desa
Advertisement
Batik Kulonprogo dikenalkan pada warga melalui peragaan busana di pedesaan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sedikitnya sepuluh pengrajin batik tampil dalam Fetival Batik on the Street yang digelar di Lendah pada Minggu (4/12/2016). Karya para pengrajin ini ditampilkan dalam pawai dari Balai Desa Gulurejo hingga Balai Desa Ngentakrejo.
Advertisement
Rahmat Bayu, ketua panitia menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan dari pemerintah provinsi khususnya Dinas Pariwisata DIY. Acara ini berupaya mengedepankan produk khas Desa Ngentakrejo dan Gulurejo yang merupakan rintisan desa wisata batik.
Dengan perkembangan pembangunan di Kulonprogo, batik lokal juga diharapkan mampu menarik minat wisatawan. “Batik harus mampu menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk datang ke Kulonprogo,” jelasnya.
Disebutkan, terdapat paling tidak 20 pengrajin di kedua desa ini yang turut mengembangkan industri batik.
Sementara itu, Phita Kristanti, salah satu pengunjung menyatakan ketertarikannya dengan batik Kulonprogo lewat acara ini. “Acaranya bagus, apalagi untuk mengenalkan batik Kulonprogo,” urainya.
Selama ini, batik lebih sering dikenal sebagai busana orang tua pada acara-acara resmi.
Namun, dengan sejumlah acara yang digelar, masyarakat awam dari berbagai usia bisa mengenal dan mengenakan batik. Phita menjelaskan jika acara serupa terbukti mampu menggeser kesan batik sehingga mulai banyak dikenakan sebagai busana sehari-hari. Di sisi lain, pendidikan membatik juga mulai banyak diajarkan hingga ke level pendidikan SD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Gencarkan Bersih Trotoar, Rumput Liar Tak Lagi Mengganggu
- HUT ke-53, PDI Perjuangan Sleman Gelar Senam Sicita dan Donor Darah
- Polres Bantul Tangkap Pelaku Penusukan Mahasiswa di Kasihan
- Asyik Rekam Konten, Wisatawan Pekalongan Terseret Ombak Pantai Siung
- Iuran Lampu Kampung Diringankan, Pemkab Bantul Tanggung 70 Persen RT
Advertisement
Advertisement




