Advertisement
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Cuaca Buruk, Harga Cabai Meroket
Advertisement
Harga kebutuhan pokok untuk cabai kembali naik
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Harga cabai naik menjadi Rp70.000 per kilogram selama sepekan terakhir. Kenaikan ini juga dibarengi dengan berkurangnya pasokan sejumlah sayuran segar lainnya.
Advertisement
Harga cabai merah di Pasar Wates terpantau naik dari sebelumnya hanya berkisar Rp65.000 per kilogram. Wasirah, salah satu pedagang mengatakan cabai merah keriting saat ini juga mencapai harga Rp 50.000 per kilogram. Hal serupa juga berlaku untuk cabai hijau yang sekarang dijual dengan harga Rp45.000 tiap kilogram.
“Semua cabai naik, stoknya juga sedikit,”jelasnya ketika ditemui saat berdagang pada Senin(19/12/2016).
Menurut dia, kenaikan harga sudah terjadi selama beberapa pekan terakhir. Harga yang melejit diperkirakan diakibatkan cuaca buruk yang mendera berbagai daerah pemasok sehingga hasil pertanian kurang memuaskan. Wasirah menerangkan jika cabai yang dijualnya dipasok dari Muntilan, Jawa Tengah karena stok lokal tidak mencukupi.
Selain harga yang tinggi, pasokan bahan kebutuhan pokok ini juga semakin menipis karena alasan yang serupa. Saat ini, ia hanya menyediakan sekitar 5 kilogram tiap jenis cabai dari yang biasanya mencapai 10 kilogram per hari. “Dari pemasoknya memang sudah sedikit,”ujarnya. Harga yang semakin mahal juga membuat sejumlah pelanggannya mengurangi jumlah pembelian.
Selain cabai, berkurangnya pasokan sangat terasa pada sejumlah jenis sayuran segar lainnya. Wasirah mencontohkan jika sayuran hijau seperti bayam sekarang sulit didapati meski harganya murah. Selain itu, harga sayuran seperti kubis juga ikut naik hingga Rp12.000 per kilogram. Meski daya dan minat beli masyarakat tetap seperti biasanya, namun berkurangnya pasokan ini membuat sejumlah pembeli kecewa.
Wasirah mengatakan jika kenaikan kebutuhan pokok cukup sering terjadi jelang akhir tahun. Selain cuaca yang kurang mendukung, hal ini juga dipengaruhi perayaan Natal dan Tahun Baru. Bahkan, kenaikan harga yang terjadi hampir menyaingi kenaikan yang terjadi jelang perayaan Lebaran.
Berdasarkan pantauan, daging ayam sekarang dibandrol dengan harga Rp35.000 per kilogram sedangkan telur ayam mencapai harga Rp20.000 per kilogram. Sementara itu, harga tomat mash stabil yakni Rp10.000 per kilogram. Sedangkan bawang merah dan bawang putih dijual dengan harga yang sama yakni Rp40.000 per kilogram.
Ngatiirah, salah satu pembeli yang dijumpai di Pasar Wates, mengatakan terpaksa mengurangi pembeli guna mengakali anggaran belanjanya. “Jika daging saya tidak terlalu terasa tapi kalo sayuran dan bumbu mahal dan susah seperti ini malahan repot,”ujar wanita yang merupakan pedagang bakmi ini.
Dibandingkan menaikkan harga jual, ia sendiri kemudian memilih mengurangi porsi makanan yang dijualnya sebagai upaya mengatasi kenaikan harga. Dengan demikian, ketika harga berangsur turun ia tak perlu repot menurunkan harga kembali. Terlebih lagi, kenaikan harga jual beresiko menghilangkan pelanggan yang sudah dimilikinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jasa Marga Tebar Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Urai Arus Balik
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Bupati Gunungkidul Tolak Mobil Dinas Baru Rp1,5 Miliar
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement



