Danantara Ikut Biayai LRT Jakarta, Ruang Fiskal DKI Terjaga
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Balita Muhammad Syaqif Dirga Krisnawan di Ruang IMC RSPU dr Sardjito dengan ditunggui oleh pamannya Kantun Basuki, Rabu (28/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kisah tragis dialami bayi korban kecelakaan di jalan Magelang
Harianjogja.com, SLEMAN- Enam hari dirawat di RSUP Dr Sardjito Muhammad Syaqif Dirga Krisnawan bayi berumur empat bulan korban masih berjuang melawan sakit karena pendarahan di dasar otak setelah mengalami kecelakaan bersama kedua orang tuanya.
Syaqif masih terbaring tidak sadarkan diri di ruang Intermediate care IMC lantai dua RSUP dengan sejumlah peralatan medis yang masih menempel di tubuhnya yang mungil.
Suara monitor ventilator dan rekam jantung terdengar jelas dalam sebuah ruangan dengan beberapa pasien terbaring di atas ranjang berwarna putih dengan kasur busa bersperi hijau tosca warna khas rumah sakit. Bilik nomer lima terpisah dengan tirai warna hijau serupa didalamnya terbaring bayi mungil berusia empat bulan. Muhammad Syaqif Dirga Krisnawan matanya terpejam dan tubuhnya juga enggan untuk bergerak.
Bayi berusia empat bulan anak pasangan almarhum Sutrisno, 34 dan almarhumah Sri Kanthi Prihatin, 34, warga Mancasan, Wirobrajan, Yogyakarta adalah korban kecelakaan yang terjadi beberapa hari lalu, tepatnya Kamis (22/12/2016) sore.
Sepeda motor yang dikendarai ayah Syaqif tertabrak mobil di Jalan Magelang KM 5, Mlati, Sleman. Awan duka harus menyelimuti keluarga kecil itu, Syaqif dan kakaknya Wildan, 13, menjadi anak yatim piatu saat nyawa kedua orang tuanya tidak selamat saat peristiwa itu terjadi.
"Wildan selalu menunggui Syaqif, saat ini Syaqif lah yang menjadi penyemangat hidup Wildan. Namun saat ini Wildan sedang di rumah, kami juga menjaga kondisi dia karena saat dia mencoba tegar namun saat ada saudara dan teman yang menjenguk adiknya terlihat menangis dia malah drop," kata kakak sepupu Wildan dan Syaqif, Takas Prasetiyanto saat ditemui di depan Ruang IMC, Rabu pagi (28/12/2016).
Saat Harianjogja.com mengunjungi Syaqif, selain kakak sepupu, pamannya Kantun Basuki juga selalu setia menemani untuk terus mengetahui kondisi balita tersebut. Basuki harus melepas kacamatanya sesekali karena air matanya tidak juga berhenti mengalir saat mengisahkan bagaimana kondisi dua keponakannya.
Pandangan matanya tidak bisa lepas memperhatikan alat monitor yang berada disamping ranjang tidur Syaqif.
"Mohon doanya, semoga dek Syaqif kuat bertahan melawan sakitnya. Juga supaya pintu mukjizat dibukakan oleh Allah," ujar dia lirih dengan nafas yang masih sesak menahan tangis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 25 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Bedah buku Di Balik Layar Judi Online di Kulonprogo membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi masyarakat untuk mencegah jeratan judol.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Jumat 25 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.