Advertisement
Akun Twitter Dilaporkan Polisi, Dwi Estiningsih Belum Kepikiran Menghapus Twit
Advertisement
Dwi Estiningsih menyatakan belum terpikir untuk menghapus kicawauannya di twitter
Harianjogja.com, JOGJA-http://harianjogja.com/?p=778856" target="_blank">Dwi Estiningsih menyatakan belum terpikir untuk menghapus kicauannya di twitter yang menjadi polemik hingga berujung dilaporkannya ke polisi karena dianggap bernuansa SARA.
Advertisement
"Belum ada pikirian menghapus twit saya," kata Esti dalam jumpa pers di Warung Makan Omah Djowo, Jalan Lowanu, Umbulharjo, Kamis (29/12/2016).
Ditemani tim kuasa hukumnya, Esti mengatakan apa yang ditulisnya di akun twitter merupakan hal yang wajar di negara demokrasi. Ia mengakui penggunaan istilah 'kafir' bisa disalah artikan orang. Ia pun telah menjelaskan soal istilah kafir di akun twitternya.
Mantan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku telah mempertimbangkan matang pernyatan pribadinya tersebut di Twitter. "Tidak ada kaitannya dengan hukum, tidak ada hubungannya dengan partai," tegas Esti.
Forum Komunikasi Anak Pahlawan Republik Indonesia (Forkapri) melaporkan akun @estiningsihdwi ke Polda Metro Jaya karena dianggap berkicau bermotif SARA.
Pernyataan Esti itu terkait gambar pahlawan di pecahan uang baru yang diluncurkan Bank Indonesia, beberapa waktu lalu. "Luar biasa negeri yang mayoritas Islam ini Dari ratusan pahlawan, terpilih 5 dari 11 pahlawan kafir," tulis Esti di akun Twtitternya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Crane Proyek Kereta Cepat Thailand Ambruk, Kereta Terbelah 28 Tewas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Baru Ada 10 SPPG di Sleman Kantongi Sertifikat Laik Higiene
- Kolaborasi Driver Bajaj Maxride Perkuat Transportasi Wisata Jogja
- Murai Batu Rp150 Juta di Pleret Bantul Dicuri, Aksi Terekam CCTV
- Pilur Serentak Bantul 2026, Pemkab Siapkan Anggaran Rp3,8 Miliar
- Musim Hujan Rawan Leptospirosis, 13 Warga Bantul Meninggal di 2025
Advertisement
Advertisement




