Trans Jogja Gagal Operasikan 17 Jalur

Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
01 April 2017 22:30 WIB Sunartono Jogja Share :

Trans Jogja gagal dioperasikan di 17 jalur

Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY batal mengoperasikan 17 jalur http://harianjogja.com/?p=806089" target="_blank">Trans Jogja per 1 April 2017 hari ini. Penambahan jalur baru akan dilakukan pada 10 April 2017 mendatang, itu pun hanya tiga jalur saja.

Keputusan itu diambil karena harus ditariknya 29 unit bus lawas sehingga mengakibatkan kekurangan armada. Kebijakan lain ditempuh dengan mengganti puluhan bus lawas dengan bus baru per Sabtu (1/4/2017).

Kepala UPT Trans Jogja Dinas Perhubungan DIY Sumaryoto mengakui pihaknya tidak bisa menjalankan sesuai perencanaan target Sabtu (1/4/2017) mengoperasikan 17 jalur. Penyebabnya karena masih kekurangan armada.

Penambahan hanya bisa dilakukan untuk tiga jalur saja yang akan dioperasikan maksimal tanggal 10 April mendatang. Ketiganya adalah jalur 6A, 6B dan jalur 8 yang semuanya menyasar Ringroad barat Kota Jogja. Sebanyak 40 halte telah dipasang untuk mendukung ketiga jalur itu.

"Tiga jalur tambahan ini semua sudah siap, tinggal sosialisasi ke masyarakat dan trayek lain [AKDP] agar tidak terjadi persinggungan. Maksimal tanggal 10 [April] beroperasi," ungkapnya saat dimintai konfirmasi, Jumat (31/3/2017) petang.

Ia menambahkan, pengoperasian 17 jalur batal dilakukan karena pihak operator belum dapat menyediakan bus. Mereka harus mengantre pengadaan di karoseri. Hasil komunikasi dengan operator, layanan 17 jalur itu baru bisa dilakukan pada Agustus 2017 mendatang.

"Targetnya 2017 ada 128 unit bus, untuk layani 17 jalur. Cuma prediksi saya agak meleset, tadinya April bisa 128 [unit], tapi ternyata proses pengadaan bus oleh operator tidak bisa tepat waktu, karena perusahaan karoseri banyak order," imbuhnya.