UJIAN NASIONAL 2017 : SMK Negeri 2 Wonosari Tampung Siswa dari Sekolah Lain

Suasana pelaksanaan UNBK di SMK Muhammadiyah 2 Playen, Senin (4/4/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
04 April 2017 15:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Ujian Nasional 2017 hari pertama di Gunungkidul berjalan lancar

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Gunungkidul berjalan lancar. Jadwal ujian yang berlangsung tiga shift tidak ada kendala karena siswa dapat mengakses soal secara online.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ngawen Basuki mengungkapkan tidak ada kendala yang berarti saat pelaksaaan UNBK di hari pertama. Sebanyak 110 komputer yang dipersiapkan dapat beroperasi secara normal sehingga tidak menganggu para siswa mengerjakan soal-soal dalam ujian.

Selain itu, perangkat pendukung dalam ujian seperti jaringan listrik hingga internet tidak ada masalah. Menurut dia, saat pelaksanaan ujian sempat ada kekhawatiran mati lampu karena cuaca sedang mendung. Namun untuk antisipasi, pihak sekolah sudah menyewa genset guna berjaga-jaga saat ada mati listrik.

“Kami bersyukur tidak ada masalah karena semua berjalan lancar. Bahkan saat ujian berlangsung, bupati juga menyempatkan diri untuk melihat pelaksanaan ujian di SMK Negeri 1 Ngawen,” kata Basuki.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonosari Rahmat Basuki. Menurut dia, pelaksanaan ujian yang mengerjakan soal Bahasa Indonesia berjalan lancar dan tanpa ada kendala.

“Tidak ada masalah karena komputer hingga jaringan listrik dan internet lancar semua,” katanya.

Rahmat mengungkapkan, di sekolahnya terdapat 467 siswa yang mengkuti ujian. Dari jumlah itu terdapat 37 siswa yang berasal dari SMK Kesehatan Wonosari dan SMK Kesehatan Giri Handayani.

“Kalau siswa kami sendiri berjumlah 430 anak. Sedang sisanya berasal dari dua sekolah itu,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, penggabungan ujian ini dilakukan karena jumlah siswa di dua sekolah dinilai terlalu sedikit sehingga pelaksanaannya diikutkan di sekolah yang lain. “Bukan masalah karena soal yang dikerjakan juga berasal dari pusat,” tuturnya.

Di hari pertama pelaksanaan UNBK, Bupati Gunungkidul Badingah menyempatkan diri melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah seperti di SMK Negeri 1 Nglipar dan SMK Negeri 1 Ngawen. Di sela-sela kegiatan tersebut Badingah meminta kepada seluruh peserta ujian untuk tetap fokus dan percaya terhadap pada kemampuan masing-masing.

“Untuk saat ini semua berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan hingga ujian berakhir tidak ada halangan apapun,” kata Badingah.