PENEMUAN BAYI SLEMAN : Duh Gusti .. Digugurkan, Orok Dibuang di Bawah Jembatan

Petugas mengevakuasi jasad orok yang ditemukan di bawah Jembatan Dusun Tambakbayan, Babasari, Caturtunggal, Depok, Rabu (5/4 - 2017). (IST)
05 April 2017 22:55 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Penemuan bayi Sleman kali ini di sekitar Jembatan Babarsari.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Warga Dusun Tambakbayan, Babasari, Caturtunggal, Depok, gempar pada Rabu (5/4/2017) pagi. Pasalnya, sesosok mayat bayi ditemukan di bawah Jembatan Babasari. Diduga, jasad orok tersebut sengaja dibuang oleh orangtua dari atas jembatan.

Orok berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh seorang warga dalam keadaan terbungkus plastik. Agar tidak menimbulkan bau yang menyengat, jasad tersebut dibungkus hingga empat lapis. Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polres Sleman dan Dokkpol Polda DIY, bayi tersebut termasuk premature.

“Usianya diperkirakan masih enam bulan dalam kandungan. Sejak ditemukan, kemungkinan sudah lebih enam jam dibuang,” kata Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin, Rabu (5/4/2017).

Pihaknya segera melacak orangtua yang tega melakukan aksi tersebut. Petugas sudah dikerahkan untuk mengungkap pelaku.

“Kami akan menyelidiki keberadaan perempuan hamil di wilayah ini.  Akan kami telusuri siapa yang dengan tega membuang bayi itu," jelas Sukirin, geram.

Panit Rekrim Polsek Depok Barat Iptu Agus Setia Wahyudi menjelaskan, jasad bayi tersebut ditemukan oleh warga setempat. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke petugas Polsek Barat dan tim medis di puskesmas setempat. “Secara fisik, kondisi bayi belum sempurna. Itu terlihat dari bagian kepalanya yang belum terbentuk sempurna," ujar Agus.

Kuat dugaan, kata Agus, orok tersebut dibuang dari atas jembatan. Tinggi jembatan sendiri sekitar 20 meter. Agus menduga, pelaku sengaja menggugurkan orok tersebut dalam kandungan. Untuk kepentingan penyelidikan, jasad orok itu selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Pusat dr Sardjito.

“Kemungkinan digugurkan. Itu dilihat dari kondisi yang ditemukan. Untuk sementara, plastik pembungkus kami jadikan salah satu barang bukti. Sudah dibawa ke Polsek Depok," terangnya.