PAMERAN JOGJA : Rumah Di Bawah Rp500 Juta Paling Diburu

Sejumlah pengunjung melihat beragam rumah yang ditawarkan dalam pameran Real Estate Indonesia (REI) Expo 2017 yang diselenggarakan di Atrium Ground Floor Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta, Rabu (12/04/2017). Pameran properti terbesar se DIY ini juga akan menampilkan beragam tipe hunia dua lantai hingga rumah satu lantai dengan harga Rp 200Juta an, event yang akan berlangsung hingga 17 April ini diharapkan dapat mendongkrak angka penjualan properti. (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
16 April 2017 07:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Sleman Share :

Pameran Jogja kali ini mengenai perumahan.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Daya beli masyarakat untuk rumah satu lantai masih mendominasi. Konsumen masih cenderung mencari rumah dengan harga di bawah Rp500 juta.

"Kalau selama ini, harga rumah yang di bawah Rp500 juta lebih banyak ditanyakan konsumen," ujar Hendri, salah satu marketing pengembang peserta pameran REI Expo 2017 di Atrium Plaza Ambarrukmo, Jumat (14/4/2017).

Hendri mengatakan sebagian besar untuk konsumen rumah satu lantai masih didominasi masyarakat dari Jogja. Sedangkan sebanyak 40% sebagian konsumen dari luar Jogja yang meminati rumah lantai dua.

"Kalau setiap calon pembelu datang pasti yang ditanya rumah satu lantai," imbuhnya.

Wakil Ketua REI DIY, Ngatijan mengatakan rumah satu lantai banyak dikembangkan di wilayah selatan dan barat seperti Bantul dan Kulonprogo. Rumah tipe satu lantai sulit untuk dikembangkan di Sleman, karena saat ini harga tanah di kabupaten tersebut sangat tinggi.

Paling tidak, untuk rumah satu lantai yang dikembangkan harga tanahnya di bawah Rp500.000 atau maksimal Rp750.000 per meternya. Namun, saat ini untuk wilayah Sleman dengan harga tanah yang tinggi, hanya bisa dikembangkan untuk rumah dua lantai dengan harga Rp1 miliar ke atas.

"Sleman sudah jarang untuk bisa dikembangkan rumah satu lantai. Arah pengembanganya [rumah satu lantai] di wilayah Bantul dan Jalan Wates," ungkap Ngatijan.

Kendati pada pameran Real Estate Indonesia (REI) yang pertama di tahun ini lebih banyak menghadirkan produk hunian dua lantai, namun calon pembeli masih memburu rumah satu lantai dengan harga di bawah Rp500 juta. Lebih lanjut Ngatijan mengatakan pertumbuhan rumah satu lantai terus menggeliat. Pertumbuhan produk properti ini di Jogja mencapai 70%.

"Tahun 2015, pertumbuhanya sempat stuck. Tetapi untuk saat ini sudah mulai menggeliat lagi seperti tahun 2014," jelas Ngatijan.