PEMKAB KULONPROGO : OPP Kewajiban Perusahaan untuk Tenaga Kerja, Sudah Terima?

06 Mei 2017 21:26 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pemkab Kulonprogo memfasilitasi tenaga kerja.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan untuk mengoptimalkan layanan penempatan kerja bagi masyarakat, baik untuk angkatan kerja lokal (AKL), angkatan kerja antar daerah (AKAD), maupun angkatan kerja antar negeri (AKAN). Namun, hanya sedikit di antara perusahaan tersebut yang mengadakan orientasi prapemberangkatan (OPP) bagi calon tenaga kerja.

Pernyataan tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana, Jumat (5/5/2017).

“OPP sebenarnya kewajiban perusahaan yang akan mempekerjakan tenaga kerja. Namun kenyataannya masih banyak yang belum melaksanakan,” kata Eko.

Pemkab Kulonprogo kemudian berupaya memfasilitasi sejumlah perusahaan untuk melaksanakan OPP pada pekan lalu. Sasaran kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI itu mencapai 150 orang dan dibagi menjadi dua angkatan. Angkatan pertama diikuti mereka yang mengakses layanan AKAD dan segera diberangkatkan ke beberapa perusahaan di wilayah Jawa dan Kalimantan. Sedangkan angkatan kedua adalah AKL yang akan bekerja di sejumlah perusahaan besar di DIY.

Eko mengatakan, OPP memberikan gambaran kepada calon tenaga kerja mengenai hak dan kewajiban mereka. Mereka juga mendapatkan materi seputar kondisi lingkungan dan fasilitas kerja serta pentingnya menjaga dan meningkatkan etos kerja, produktivitas, dan memperhatikan keselamatan kerja.

“Etos kerja meningkatkan produktivitas kerja. Dengan demikian, produktivitas perusahaan pun meningkat dan tentu akan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerjanya,” ujar Eko.