Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, JOGJA- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi dalam jaringan (daring).
Direktur Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewakata Kombes Pol. Latif Usman, Selasa (9/5/2017), berharap tidak ada yang menurunkan penumpang taksi daring atau angkutan sewa khusus dengan paksaan atau anarkis.
"Kalau ada yang tahu, catat identitasnya laporkan kepada kami," kata Latif.
Menurut Latif, sembari menunggu peraturan gubernur (pergub) terbit, seluruh pihak (baik taksi konvensional maupun taksi daring atau angkutan sewa khusus) bisa sama-sama menahan diri.
Untuk meminimalkan potensi konflik antarpengemudi taksi, Ditlantas Polda DIY telah menjalin komunikasi dengan masing-masing pengelola atau manajemen taksi.
"Karena budaya kita adalah musyawarah mufakat, jadi jangan sampai ada yang main hakim sendiri," katanya, seperti dikutip dari Antara.
Meski demikian, dia berharap pergub yang akan menjadi turunan dari Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 bisa segera terbit agar ada kepastian aturan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.