Sleman Kekurangan Tenaga Dokter

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Reuters)
18 Mei 2017 18:20 WIB Sekar Langit Nariswari Sleman Share :

Jumlah tenaga kesehatan, khususnya dokter, di Sleman dinilai masih belum memadai

 
Harianjogja.com, SLEMAN-Jumlah tenaga kesehatan, khususnya dokter, di Sleman dinilai masih belum memadai. Sebanyak 25 puskesmas di Sleman belum bisa dilengkapi minimal 2 dokter sebagaimana regulasi yang berlaku.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Nurulhayah mengatakan saat ini masih ada sejumlah http://m.harianjogja.com/?p=768544">puskesmas yang baru dilengkapi dengan 1 dokter. “Seharusnya dokter tiap puskemas minimal 2,” jelasnya pada Rabu (17/5/2017).

Menurunya, hal ini terkait dengan moratorium penerimaan PNS sehingga perekrutan PNS dokter tidak bisa dilakukan.

Ia menguraikan jika tenaga kesehatan secara fungsional masih tercukupi meskipun dari segi jumlah kekurangan. Karena itu, pemerintah daerah hanya bisa melakukan upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut dengan merekrut tenaga non-PNS. Ia menjamin jika tenaga rekrutan ini memenuhi standarisasi untuk melayani masyarakat meski bukan ASN.

Selain itu, pihaknya juga terbantu dengan adanya dokter internship yang diperbantukan selama 1 tahun mendatang. Tahun ini, terdapat 52 dokter intership yang ditugaskan di sejumlah puskesmas di Sleman. Sebelumnya, dokter-dokter muda ini akan ditempatkan terlebih dahulu di rumah sakit selama beberapa bulan awal.

Nurulhayah menegaskan jika dokter muda ini sudah berstatus sebagai dokter dan memiliki kecakapan yang memadai sehingga masyarakat tak perlu khawatir.