Event GNS 2026 Kembali Digelar di Gunungkidul, Ini Jadwal dan Artisnya
Geopark Night Specta 2026 di Gunungkidul bakal digelar 10-11 Juli. Lavora dipastikan tampil, sementara Ari Lasso masih dalam tahap koordinasi.
Warga Desa Sumberwungu, Tepus sedang mengantre air yang disalurkan oleh Kepolisian DIY dengan menggunakan water canon, Jumat (18/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul resmi menghentikan program bantuan bersih ke masyarakat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul resmi menghentikan program bantuan bersih ke masyarakat.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan, mulai Kamis (19/10/2017), program bantuan air bersih dilakukan resmi dihentikan. Penghentian tidak lepas adanya pergatian musim dari kemarau ke musim hujan.
Kondisi ini ditandai dengan turunnya hujan yang merata di seluruh wilayah. Sebagai dampaknya, bak-bak penampungan yang dimiliki warga tinggal di daerah rawan kekeringan mulai terisi sehingga kebutuhan air dengan sendirinya.
“Sudah kami hentikan. Sebelum kebijakan ini dilakukan, kami sudah memonitor ke daerah-dearah rawan dan hasilnya warga sudah tidak lagi membutuhkan bantuan,” kata Sutaryono kepada wartawan, Kamis (19/10/2017).
Lebih jauh dikatakan Sutaryono, meski dropping telah dihentikan, namun BPBD masih membuka kesempatan bagi daerah yang merasa kekurangan untuk mengajukan permohonan bantuan. Hanya saja, lanjut dia, permohonan harus dilakukan secara resmi oleh pemerintah desa setempat.
Terpisah, Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto mengakui ada sebagiaan wilayahnya yang mengalami krisis air saat musim kemarau sehingga rutin mendapatkan bantuan.
Namun memasuki musim hujan, upaya permintaan telah berkurang karena kebutuhan air dapat tercukupi melalui hujan.
“Hampir setiap hari ada hujan dan berdampak terhadap terisinya bak-bak penampungan air milik warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geopark Night Specta 2026 di Gunungkidul bakal digelar 10-11 Juli. Lavora dipastikan tampil, sementara Ari Lasso masih dalam tahap koordinasi.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Disperindagkop Batang memetakan dampak kenaikan Pertamax terhadap distribusi barang, industri, transportasi, dan pola konsumsi masyarakat.
Program Jogja Berhati Nyaman libatkan 4.500 ASN dan masyarakat membersihkan 150 titik untuk memperkuat budaya bersih di Kota Jogja.
Fenomena api di Seyegan, Sleman, masih terjadi hingga hari ke-18. Total 118 kemunculan api tercatat di berbagai titik rumah warga.
IHSG menguat 2,31% ke level 5.879,49 setelah investor merespons positif kenaikan BI Rate dan langkah stabilisasi pasar pemerintah.