Sembilan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Murid Baru pada SPMB 2026
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Suasana sosialisasi Perpres No.17/2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (10/11/2017). (Harian Jogja/David Kurniawan)
Persoalan sampah bisa menjadi hambatan terkait dengan mimpi Indonesia sebagai poros maritim dunia
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Permasalahan sampah plastik di lautan masih menjadi persoalan untuk mewujudkan mimpi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Persoalan ini tidak bisa diremehkan.
Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Bidang Hukum dan Perjanjian Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Budi Purwanto saat melakukan sosialisasi Peraturan Presiden No.16/2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (10/11/2017). Persoalan sampah bisa menjadi hambatan terkait dengan mimpi itu.
Oleh karena itu, Kementerian Bidang Kemaritiman fokus untuk mengatasi persoalan tersebut. “Tujuan dari sosialisasi ini salah satunya adalah untuk mengatasi persoalan sampah. Apalagi kita menduduki peringkat kedua penghasil dalam hal penghasil sampah plastic terbesar di dunia,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (10/11/2017).
Untuk mereduksi sampah plastik butuh komitmen dan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, sosialisasi tentang Perpres tersebut juga menghadirkan pihak sekolah di Gunungkidul. Tujuannya, agar sekolah sadar terkait dengan masalah ini dan mulai membuat gerakan bebas sampah plastik.
“Sekolah memiliki peranan penting karena merupakan lembaga yang mencetak generasi masa depan. Jadi untuk kampanye ini sangat cocok untuk dimulai dari sekolah,” tuturnya.
Budi menejelaskan, persoalan sampah plastik tidak hanya membuat polusi lingkungan, khususnya di laut. Efek jangka panjang dari permasalahan ini juga dapat berdampak ke manusia seperti terganggunnya pertumbuhan anak hingga potensi terserang penyakit kanker semakin tinggi.
“Ini bisa terjadi saat ikan yang dimakan mengandung plastik sehingga bisa terpapar ke manusia. Celakanya, hingga sekarang setiap tahunnya ratusan ribu ikan mati karena memakan sampah plastik yang bertebaran di lautan Indonesia,” terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.