Bantul Kekurangan Hotel Berbintang

21 Februari 2018 10:43 WIB Rheisnayu Cyntara Bantul Share :

Hanya ada dua hotel bintang di Bantul.

Harianjogja.com, BANTUL--Wilayah Kabupaten Bantul minim hotel berbintang. Hingga kini tercatat hanya ada dua hotel berbintang di kawasan selatan DIY ini. Sementara baru ada 20% hotel nonbintang yang menerapkan standar pelayanan sesuai arahan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Hal ini menjadi salah satu perbincangan yang mengemuka saat Pelantikan Pengurus BPC PHRI Bantul di Hotel Ros Inn Sewon, Selasa (20/2/2018). Ketua PHRI DIY, Istijab Danunagoro mengatakan hotel berbintang menjadi salah satu jaminan pelayanan bagi wisatawan. Hal ini mengingat hotel berbintang biasanya sudah mengikuti standarisasi pelayanan yang telah ditetapkan. Sehingga dengan adanya hotel berbintang, lama tinggal wisatawan di suatu daerah biasanya dapat meningkat. Namun ia mengakui di Kabupaten Bantul ini masih minim hotel berbintang.

Lebih lanjut, Istijab menekankan tidak harus menyediakan hotel berbintang bagi wisatawan namun paling tidak pihak pengelola wajib menerapkan standar pelayanan yang telah ditetapkan PHRI. Sehingga tetap bisa membuat wisatawan betah tinggal lama. Dia mengatakan selain hotel, Bantul juga masih minim restoran atau rumah makan yang sesuai standar PHRI. "Ini pekerjaan rumah pengurus baru BPC PHRI Bantul karena kunjungan wisata ke Bantul cukup tinggi," imbuhnya.

Ketua BPC PHRI Bantul, M Noorman AS mengaku akan melakukan sejumlah upaya agar pelaku bisnis perhotelan dan restoran di wilayahnya ini bisa memenuhi standar pelayanan. PHRI memang bertugas salah satunya mengajak para penyedia layanan tersebut memenuhi standar. Tujuannya tentu pada kepuasan pengunjung. Akan tetapi pihaknya juga meminta peran langsung dari pemerintah setempat untuk bisa mendukung keberadaan hotel dan restoran di Bantul. "Total ada 1300an kamar hotel di Bantul, jauh dari Kota Yogyakarta yang ada sekitar 15 ribu," katanya.