Wisatawan Hilang Saat Kunjungi Bungker Kaliadem

22 Februari 2018 19:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Warsito diketahui hilang sejak pukul 10.00 WIB, Kamis (22/2/2018)

Harianjogja.com, SLEMAN-Warsito, 33 warga Paten, Tridadi, diketahui menghilang di sekitar Bungker Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan. Hingga berita ini diturunkan, suami dari Dwi Indri Astuti, 34, tersebut belum ditemukan.

Warsito diketahui hilang sejak pukul 10.00 WIB, Kamis (22/2/2018). Sebelum hilang, Warsito datang bersama istrinya, Indri. Mereka naik menggunakan kendaraan pribadi ke lokasi bungker. Sesampai di bungker, keduanya berteduh di sebuah warung.

Setengah jam kemudian Warsito meminta izin naik ke Bungker Kaliadem sendirian. Dia menuju wilayah Utara, sedangkan Indri masih menunggu di dalam warung. Satu jam berselang, Wasito tidak kunjung kembali. Indri mencoba mencari suaminya tetapi tidak mendapatkannya. "Kami mohon doanya agar suami saya segera ditemukan," pinta Indri.

Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman membenarkan kejadian tersebut. Pencarian dilakukan oleh tim SAR, relawan bencana, komunitas pelaku wisata Kaliadem dan pihak kepolisian. "Saat ini proses pencarian masih berlangsung," jelas Sutarman.

Meski belum mendapat laporan, namun kepolisian berjanji pencarian akan melaksanakan pencarian semaksimal mungkin. "Ada tiga tim yang diterjunkan untuk mencari korban. Tim gabungan dari kepolisian dan SAR, setiap tim terdiri dari 9-12 anggota," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan mengatakan jika korban belum ditemukan hingga petang, pencarian akan dilanjutkan besok pagi. "[Kemungkinan] lanjut besok," kata Makwan.

Ketua Paguyuban Jeep Wilayah Timur Bambang Babe Sugeng mengatakan, survivor (korban) datang bersama istrinya menggunakan kendaraan pribadi dan tidak memakai jasa pandu atau jasa antar apapun. Survivor naik sendiri ke arah Utara bungker karena tidak kembali satu jam, istrinya berinisiatif untuk mencari survivor.

Di jalan, istri korban sempat bertemu dengan rombongan dan menayakan keberadaan survivor dengan menunjukkan foto terbaru yang diambil sebelum survivor naik. Berdasarkan informasi dari rombongan tersebut, mereka sempat berpapasan dengan survivor. "Sampai saat ini belum ditemukan," jelas Bambang.