Ratusan Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kemenag DIY Kaget

03 Maret 2018 10:40 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Sepengetahuan Kemenag hanya 13 orang yang gagal berangkat umrah.

Harianjogja.com, JOGJA--Puluhan jemaah calon umrah mendatangi Lembaga Ombudsman DIY di Jalan Tentara Pelajar, Jumat (2/3/2018). Mereka mengadukan PT Amanah Bersama Ummat (Abu) Tour, sebagai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang tidak kunjung memberangkatkan mereka ke tanah suci.

Sekitar 21 jamaah calon umrah ini beberapa di antaranya mewakili jemaah lainnya. Totalnya ada sekitar 400an jemaah PT Abu Tour Cabang Jogja untuk keberangkatan Januari-Februari tahun ini, namun belum juga diberangkatkan.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY Noor Hamid mengaku belum mengetahui adanya jemaah calon umrah dari biro travel Abu Tour yang mengadu ke Ombudsman DIY yang belum diberangkatkan ke tanah suci.

Persoalan tersebut, kata Noor Hamid, sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa waktu lalu. Saat itu pihaknya sudah meminta keterangan dari manajemen Abu Tour bahwa yang belum diberangkatkan untuk jemaah promo umrah ada 13 orang. Ia malah kaget jika ada ratusan jemaah seperti yang diadukan ke Ombudsman.

http://m.harianjogja.com/?p=899417">Baca juga : Gagal Berangkat Umrah, Ratusan Jemaah Abu Tour Mengadu ke Ombudsman

Noor Hamid mengatakan, Kanwil Kemenag DIY sudah meminta manajemen Abu Tour untuk menghentikan sementara operasional penerimaan jemaah calon umrah katagori promo. Karena selama ini, kata dia, jemaah umrah promo yang kerap bermasalah. Berbeda dengan jamaah umrah reguler yang aman-aman saja.

"Terkait jamaah yang ikut umrah kami kesulitan memantau. Baru tahu jika ada laporan saja," kata Noor Hamid. Ia menegaskan biaya umrah saat ini per orang normalnya Rp20-22 juta, maka jika ada yang kurang dari itu, masyarakat diminta untuk mewaspadai karena program promo tidak selalu ada.