Sultan Minta Taman Budaya Kulonprogo Tidak Gratis

12 Maret 2018 22:20 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melakukan soft opening Taman Budaya Kulonprogo, Pengasih, Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO- Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melakukan soft opening Taman Budaya Kulonprogo, Pengasih, Kulonprogo, Senin (12/3/2018).

Pembukaan Taman Budaya dilakukan secara simbolis dengan penanaman Pohon Sawo Kecik oleh Sri Sultan HB X bersama Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

Keduanya melakukan penanaman di dua titik yang berbeda. Sri Sultan menanam pohon Sawo Kecik di sisi selatan pintu masuk sedangkan Hasto melakukan penanaman pohon di sisi utara pintu masuk.

Sultan mengungkapkan bahwa bangunan yang sudah berdiri akan dirawat oleh Dinas Kebudayaan dalam perawatan di 2018 dan 2019.

Menurut Sri Sultan hal tersebut dilakukan karena anggaran untuk merawat Taman Budaya Kulonprogo cukup besar bila dibebankan ke kepada Pemerintahan Kabupaten Kulonprogo.

"Setahun hingga dua tahun anggaran pemerintah mungkin bisa menyubsidi perawatan. Tapi sudah direncanakan dengan adanya tiket masuk dan sebagainya bisa dirawat oleh Pemerintahan Kabupaten. Harus dimanfaatkan secara maksimal, jangan semuanya gratis," katanya.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo turut menilai bahwa pemeliharaan taman budaya yang berdiri di atas lahan seluas 4,6 hektare itu tidak mudah. Menurutnya pemeliharaan tidak hanya berarti pada penggunaan dan perawatan yang bersifat fisik saja.

Penggunaan dan perawatan yang mampu menghidupi budaya yang berada di Kulonprogo seharusnya dilakukan di tahun-tahun mendatang.

"Karena memelihara taman budaya tidak mudah. Harus bisa difungsikan secara produktif dan bisa menghidupi. Kita juga harus memikirkan apa yang akan dikembangkan di sini, karena peranannya harus dipikirkan secara mendalam," katanya.