2 SD di DIY Maju dalam Kompetisi Sekolah Adiwiyata Nasional 2018

26 Maret 2018 07:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Dua Sekolah Dasar (SD) di DIY memastikan diri akan maju dalam kompetisi Sekolah Adiwiyata Nasional 2018

Harianjogja.com, JOGJA - Dua Sekolah Dasar (SD) di DIY memastikan diri akan maju dalam kompetisi Sekolah Adiwiyata Nasional 2018. Kedua sekolah tersebut mendapatkan bantuan alat kebersihan dari PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM) Finance Jogja Sabtu (24/3/2018) lalu. Kedua sekolah tersebut adalah SDN Lempuyangwangi Jogja dan SDN 1 Bantul.

Kepala SDN Lempuyangwangi Suci Rohayati menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk berkompetisi dalam Sekolah Adiwiyata Nasional 2018. Salah satunya menyiapkan berbagai fasilitas pendukung berupa alat kebersihan serta terus menumbuhkan perilaku bersih dan rapi di lingkungan sekolah terutama siswa.

"Kebetulan kami dipilih oleh PT WOM Finance sebagai SD yang diberi bantuan alat kebersihan berupa 10 unit tong sampah pada Sabtu kemarin. Ini sangat membantu kami dan ini perusahaan pertama yang membantu tanpa harus mengajukan proposal," terangnya dalam rilis kepada Harianjogja, Minggu (25/3/2018).

Ia menambahkan, dengan bertambahnya jumlah tong sampah, secara khusus dapat melakukan pemilahan sampah pada tempat yang berbeda antara jenis plastik, organik dan kertas. SDN Lempuyangwangi telah melalui berbagai tahapan di level Kota Jogja dan Provinsi untuk menuju Adiwiyata Nasional.

Ia merasakan ada perubahan signifikan dari guru, karyawan hingga siswa dalam menjaga lingkungan melalui program tersebut, salah satunya volume sampah terus menurun. "Membuang sampah sesuai dengan tempatnya ini sangat kami tekankan," tegasnya.

Kepala SDN 1 Bantul Umi Fathonah menambahkan, pihaknya turut melakukan hal yang sama untuk menuju program Sekolah Adiwiyata Nasional. Tempat sampah baginya hal terpenting untuk mendukung program itu.

Karena semakin banyak akan memudahkan siswa dalam membuang sampah dan penataan harus sedemikian rupa agar memacu minat siswa membuang sampah pada tempatnya. "Kami tinggal menata tong-tong sampah bantuan itu, sesuai dengan kreativitas kami sehingga memacu anak untuk membuang sampah pada tempatnya," kata dia.

Kepala Cabang Wom Finance Jogja Wisnu Mursanto menyatakan pemberian bantuan tong sampah itu sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) bersamaan dengan HUT ke-36  perusahaannya.