Advertisement
UNBK Hari II: Listrik Padam Bikin Masalah
Ilustrasi UNBK. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Gunungkidul kembali bermasalah. Setelah hari pertama diganggu oleh server yang bermasalah, kini kendala padamnya listrik terjadi di beberapa sekolah.
Kepala SMPN 3 Wonosari Mulyadi mengatakan padamnya listrik terjadi pada pukul 07.55 WIB saat berlangsungnya sesi pertama ujian materi Matematika. Diperkirakan padamnya aliran listrik karena instalasi yang berada di Jalan Baron mengalami gangguan.
Advertisement
Akibatnya listrik padam hingga 45 menit. "Beruntung sekolah telah siap menyediakan genset sehingga enggak sampai empat menit UNBK kembali berlangsung,” ujarnya, Selasa (24/4/2018).
Mulyadi menjelaskan pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Wonosari diikuti oleh 192 siswa yang terbagi atas tiga sesi. Sementara lanjut Mulyadi pihaknya masih mengandalkan tenaga listrik dari aliran genset yang kemudian diganti pada perpindahan antara sesi dua ke sesi tiga.
BACA JUGA
"Nanti setelah sesi II yang selesai pukul 11.30 baru [genset] kami ganti ke listrik," katanya.
Menurut informasi yang diketahui dari grup Whatsapp antarkepala sekolah se-Gunungkidul, sekolah lain juga mengalami hal serupa. "Yang mati tidak hanya sini, ada di SMPN 2 Saptosari, SMP 1 Tanjungsari, dan SMP 3 Tepus," ujarnya.
Sementara itu menurut informasi yang diperoleh Harianjogja.com, insiden mati listrik tersebut diakibatkan meledaknya salah satu travo yang ada dekat sebuah toko modern area jalan Brigjen Katamso, Wonosari. Hingga berita ini diturunkan, listrik sudah menyala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Sampah Pasar Jogja Menggunung, Disdag Perkuat Pengolahan Mandiri
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
- Gempa Susulan DIY 14 Kali, BMKG Tegaskan Aktivitas Sesar Opak Melemah
- Pengamat Politik Nilai Informasi Hibah Raudi Lazim Secara Kelembagaan
- Capaian IKD Kulonprogo Masih 6 Persen, Keterbatasan Gawai Jadi Kendala
Advertisement
Advertisement



